Minggu IV Sesudah Paskah Senin, 30 April 2018 Renungan Malam MENJADI ALAT TUHAN BUKAN SUATU IZIN UNTUK MENGEKSPLOITASI Rut 3:1-13 “Jika ia membaringkan diri tidur, haruslah engkau perhatikan baik-baik…” (ayat 4). Perikop hari ini, memberi kesan dan sekaligus memunculkan pertanyaan, tentang mengapa orang berhikmat yang dipakai Tuhan, seperti Naomi, terlihat seperti menyerahkan Rut kepada Boas (4). Peter H. W. […]

Categories: Sabda Bina Umat

  Minggu IV Sesudah Paskah Senin, 30 April 2018 Renungan Pagi ORANG BERHIKMAT ADALAH ORANG YANG MAMPU BERSYUKUR Rut 2:18-23 “Sesudah itu berkatalah Naomi kepada menantunya: “Diberkatilah kiranya orang itu oleh TUHAN…” (ayat 20a). Bahasa Kasih yang ditunjukkan oleh Boas – yang nyata terlihat di dalam hal-hal seperti memberi perhatian, ucapan berkat, memberi makan dalam iklim kesetaraan, dan melindungi – […]

Categories: Sabda Bina Umat

Minggu IV Sesudah Paskah Minggu, 29 April 2018 Renungan Malam KENESTAPAAN ITU MEMERLUKAN BAHASA KASIH, BUKAN BAHASA KEKUASAAN Rut 2:8-17 “Sesudah itu berkatalah Boas kepada Rut: “Dengarlah dahulu, anakku!…” (ayat 8) Anthony Rees (2015) memandang kisah Rut sejajar dengan kisah para imigran yang keluar dari kenestapaan (negara asal mereka) menuju ke hidup yang lebih baik, yaitu Australia. Kesulitan yang dihadapi […]

Categories: Sabda Bina Umat

  Minggu IV Sesudah Paskah Minggu, 29 April 2018 Renungan Pagi KERJA MENDATANGKAN BERKAT Rut 2:1-7 “Tadi ia berkata: izinkanlah kiranya aku memungut dan mengumpulkan jelai dari antara berkas-berkas jelai ini di belakang penyabit-penyabit…” (ayat 7) Kemiskinan merupakan masalah global yang dihadapi semua pemerintah yang berkuasa. Kesadaran menolong penduduk miskin dikampanyekan oleh badan-badan internasional agar tercipta keadilan dan kesejahteraan sosial. […]

Categories: Sabda Bina Umat

Tata Ibadah Minggu tgl. 29 April 2018. pkl. 18.00 wita_rev1 Tata Ibadah Minggu tgl. 29 April 2018. pkl. 06.00 wita_rev1 Tata Ibadah Minggu tgl. 29 April 2018. pkl. 09.00 wita_rev1

Categories: Pelayanan

  Minggu III Sesudah Paskah Sabtu, 28 April 2018 Renungan Malam MELAYANI = MENGASIHI Kolose 2 : 1 – 5 “supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih..” (ay. 2a) Jemaat Kolose bukanlah jemaat hasil Pekabaran Injil dari Paulus. Paulus pun belum pernah mengunjungi kelompok orang percaya yang ada di Kolose. Itpi begitu ia mendengar dari Epafras tentang situasi […]

Categories: Sabda Bina Umat

  Minggu III Sesudah Paskah Sabtu, 28 April 2018 Renungan Pagi SUKACITA KARENA PENDERITAAN Kolose 1 : 24-29 “Sekarang aku bersukaclta bahwa aku boleh menderita karena kamu..” (ay.24a). Agak aneh kedengarannya kalau seseorang mengatakan: “aku bersukacita karena mengalaml penderitaan”. Lain hainya kalau seseorang mengatakan: “aku sedih karena penderitaan yang kualami”, ini sesuatu yang normal. Inilah yang dikatakan Paulus berdasarkan pengalaman […]

Categories: Sabda Bina Umat

  Minggu III Sesudah Paskah Jumat, 27 April 2018 Renungan Malam MENGASIHI ISTERI Efesus 5 : 32-33 “….kasihilah isterimu seperti dlri sendiri…” (ay.33b) Ketika Tuhan Allah selesai menciptakan laki-laki (Adam), Allah berfirman: “tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya yang sepadan dengan dia” (Kej 2:18). Allah menciptakan seorang perempuan, tidak seperti ketika ia menciptakan […]

Categories: Sabda Bina Umat

  Minggu III Sesudah Paskah Jumat, 27 April 2018 Renungan Pagi MENGASIHI SUAMI Efesus 5 : 22 – 31 “Hal isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan” (ay.22). Perikop bacaan kita sering digunakan untuk khotbah perkawinan kristiani. Perkawinan merupakan hubungan antara dua insan, laki-laki dan perempuan yang dipersatukan oleh Allah. Karena itu dua insan yang akan menikah harus mulai dengan […]

Categories: Sabda Bina Umat

  Minggu III Sesudah Paskah Kamis, 26 April 2018 Renungan Malam BERPEGANG PADA PENGHARAPAN lbrani 10 : 23 – 25 “Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab ia, yang menjanjikannya setia” (ay. 23) Dengan terbukanya jalan baru, jalan keselamatan tidak berarti bahwa semuanya menjadi beres. Manusia hanya berpangku tangan saja. Tidak sama sekali manusia harus terus berjuang. […]

Categories: Sabda Bina Umat