Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 – Renungan Pagi

 

MINGGU V SESUDAH EPIFANIA

GB 55 : 1 – Berdoa

INJIL: MEMBELENGGU ATAU MEMERDEKAKAN‘?

Kisah Para Rasul 16:19-24
…. kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. (ay.24)

Pemulihan yang Paulus lakukan kepada dukun perempuan, ternyata berimbas kepada hilangnya penghasilan para tuan dukun. Oleh karena itu mereka menjadi marah, lalu menangkap serta menyeret Paulus dan Silas ke pasar untuk diperhadapkan kepada pembesar kota (ay. 19). Mereka menuduh bahwa Paulus dan Silas sebagai orang Yahudi telah mengacaukan kota dengan cara menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan adat istiadat nenek moyang yang tidak berlaku dikalangan masyarakat. Sebab masyarakat Filipi menerapkan adat istiadat Romawi (ay. 21).

Tuduhan seperti itu telah membuai masyarakat sekitar menjadi terhasut. Mereka bangkit menyerang Paulus dan Silas. Lalu pembesar kota menyuruh mengoyakkan baju Paulus dan Silas serta menderanya berkali-kali. Setelah itu, keduanya dimasukkan kedalam penjara (ay 23).

Pertanyaannya adalah, apakah tuduhan tuan-tuan dukun itu benar, jika mengatakan bahwa Paulus telah membuat kekacauan di kota? Jawabnya tidak benar. Justru Paulus telah memperbaiki keadaan sosial dan ekonomi dikota itu Sebab dengan dipulihkannya dukun perempuan itu, tidak akan ada lagi yang melakukan praktek perdukunan yang mengandung kebohongan. Masyarakat tidak menyadari bahwa praktek perdukunan bukan saja dapat mengakibatkan kerugian material melainkan merusak moral – juga akan terputus hubungan baik dengan Tuhan sang Pencipta.

Mereka tidak menyadarinya, karena perasaaan dan pikiran mereka menjadi tertutup ketika para tuan dukun berkata tentang adat-istiadat nenek moyang. Begitu juga dengan para pembesar kota yang atas nama stabilitas keamanan, mengeksekusi Petrus dan Silas ke penjara. Sebenarnya pemberitaan tentang Injil Yesus merupakan pemberitaan yang memerdekakan. Hal ini telah dialami oleh dukun yang sudah dipulihkan, namun masih banyak pula yang menolak. Bagaimana dengan saudara dan saya, apakah pemberitaan Injil membuat kita tetap terbelenggu kuasa kegelapan atau menjadi merdeka? Percaya dan terima Yesus, hidup kita dimerdekakan!

GB 55:2
Doa : (Ya Tuhan, berikan keberanan kami menyampaikan berita Injil. Meskipun karenanya fitnah dan kekerasan, akan menimpa kami)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya