JUMAT, 2 AGUSTUS 2019 – Renungan Malam

33 Kali dibaca, Diterbitkan: 2 August 2019        


 

MINGGU VII SESUDAH PENTAKOSTA

GB.268 : 1 – Berdoa

BERANI MEMBONGKAR PENYAMARAN

2 Korintus 11 : 12 15
Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. (ay.13)

Ada pepatah ‘tong kosong, nyaring bunyinya.’ Artinya, orang orang yang suka bicara banyak, ternyata tidak ada isinya. Mereka bicara banyak, cenderung memuji diri dan merendahkan orang lain untuk menutup kelemahannya. Mereka menyebut diri sebagai orang-orang pintar; pintar bicara, sekaligus pintar mengelabui dan menyembunyikan motivasi, agenda dan tujuan tersembunyi. Tujuan mereka sesungguhnya adalah keuntungan diri sendiri. Mereka tidak peduli, orang lain hidup lebih baik atau semakin buruk. Yang mereka pentingkan adalah keinginan tercapai. Mereka mendapat keuntungan. Orang-orang seperti ini selalu ada dalam setiap kelompok; baik dalam kelompok kecil, maupun kelompok besar, seperti jemaat. Cirinya harus dikenali dan dihentikan gerak-geriknya. Sebab jika dibiarkan maka akan menyebabkan kehancuran dalam kelompok.

Paulus berusaha membongkar penyamaran orang-orang yang selalu menganggap diri rasul-rasul pintar. Mereka ternyata bukan rasul; tetapi menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Mereka adalah rasul-rasul palsu; pekerja-pekerja curang. Mereka bersembunyi di balik jubah kerasulan supaya diterima dan didukung oleh jemaat. Dengan cara itu, mereka mendapat kesempatan untuk memutuskan hubungan yang terjalin baik antara jemaat dengan rasul Paulus. Paulus menyebut mereka pelayan-pelayan iblis. Sebab iblis pun menyamar sebagai malaikat terang untuk mengacaukan dan menyesatkan orang-orang percaya yang lemah. Kehidupan para penyamar dan pelaku kejahatan ini tidak akan bertahan. Mereka akan berakhir dan mendapat ganjaran yang setimpal atas perbuatan mereka.

Banyak orang juga kadang menggunakan jubah keagamaan atau penginjilan untuk menyamar. Mereka sering tampil hebat dan pintar, tetapi sesungguhnya pembuat kekacauan dan kejahatan. Tuhan beri hikmat bagi kita mengenal ciri orang-orang itu. Ia beri kuasa agar kita membongkar penyamarannya.

KJ.436:3
Doa : (Tuhan, kuatkan kami agar membongkar kepalsuan para pelayan)

AF/SGRS


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *