JUMAT, 21 DESEMBER 2018 – RENUNGAN MALAM

110 Kali dibaca, Diterbitkan: 21 December 2018        


MINGGU ADVEN III

KJ.364 : 1 “Berserah Kepada Yesus”—Berdoa

MENJADI KAWAN ATAU LAWAN?

Yesaya 66: 13 – 14
“Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat, maka tangan TUHAN akan nyata kepada hamba-hamba-Nya. dan amarah-Nya kepada musuh-musuh-Nya. (ay.14)”

Kaum Oportunis adalah orang-orang yang selalu dapat menempatkan diri pada posisi yang tepat dengan memanfaatkan celah yang ada. Jika sesuatu itu menguntungkan, mereka akan mengambil posisi sebagai teman yang mendukung, namun sebaliknya jika dianggap merugikan maka mereka mengambil posisi sebagai lawan. Sebenarnya sikap ini tidaklah salah sepenuhnya seandainya yang mereka jadikan nilai ukur adalah kebenaran dan bukan keuntungan semata.

Orang-orang lsrael yang akan diselamatkan Allah dari pembuangan diberi kesempatan Allah untuk menentukan sikap mau menjadi kawan atau mau menjadi lawan Allah? Mereka yang berorientasi pada keuntungan akan mengeraskan hati dan menjadi lawan Allah sebaliknya mereka yang berorientasi pada kebenaran akan menyesali kekeliruan mereka dan memilih menjadi kawan Allah. Sudah pasti pilihan itu mendatangkan konsekeunsi kegirangan dari Allah karena pembaharuan, penghiburan dan pemeliharaanNya bagi mereka yang memilih menjadi kawan, sebaliknya untuk mereka yang memilih menjadl lawan.

Apakah yang menjadi pilihan saudara dan saya? lntegritas hidup kita tidak hanya lewat ucapan semata. Karena itu patut kita renungkan sebagai orang percaya dalam segenap hal yang kita sudah buat dihari ini apakah kita pantas disebut kawan Allah atau malah lawan bagi Allah. Jangan terjebak pada tawaran persahabatan dari dunia yang hanya memberikan sukacita yang sesaat melainkan arahkanlah hidup kita kepada Allah dan menjadl sahabat dan rekan sekerja-Nya agar sukacita yang kita rasakan tidak sementara sifatnya melainkan kekal.

KJ.364 : 2 “Berserah Kepada Yesus”
Doa : (Tuhan, aku ingin menjadi teman-Mu yang abadi)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *