JUMAT, 28 DESEMBER 2018 – Renungan Malam

51 Kali dibaca, Diterbitkan: 28 December 2018        


 

MINGGU SESUDAH NATAL

KJ 343 : 1,2 – Berdoa

ALLAH TAK MENGHENDAKI KEKACAUAN

1 Korintus 14: 29 – 33
Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera (ay. 33)

Setiap warga jemaat diharapkan berperan dalam pelayanan sesuai karunianya masing-masing. Kalau dua atau tiga orang nabi yang berbicara, yang lain dapat menanggapi apa yang dikatakan: Tetapi kalau dalam pertemuan itu ada yang mendapat pemyataan (Roh), maka yang pertama harus berdiam diri.

Dalam hal ini masing- masing orang harus memahami diri, bagaimana ia harus berperan dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku. lni penting, sebab kalau semua berperan menurut kemauannya, maka akan terjadi kekacauan. Allah tidak menghendaki terjadi kekacauan. Kekacauan terjadi ketika seseorang memahami diri sebagai yang utama, semua orang harus ikut kemauannya. Semua keputusan adalah berdasarkan kernauannya. Jika orang ini menjadi seorang pemimpin, pemimpin seperti ini cenderung otoriter dalam pelayanan. Disini terjadi monopoli pelayanan.

Kekacauan dapat juga terjadi, ketika setiap orang berperan tanpa menghiraukan aturan-aturan yang berlaku. Ketika orang melayani hanya untuk memenuhi ambisi pribadi atau mencari mencari popularitas. Dalam kondisi seperti ini sering terjadi penyaIahgunaan keuangan gereja. Disinilah letak perpecahan. karena terjadi kekacauan. Gereja yang kacau akan kehilangan kesaksian. Orang-orang pun pindah ke gereja lain. Gereja tidak lagi mampu melayani dan bersaksi sesuai kehendak Tuhan, sebab yang hadir hanyalah permusuhan, iri dan benci.

Mari melayani dengan motivasi yang baik dan benar, sehingga tidak ada kekacauan.

KJ 343 : 3
Doa : (Tuhan Yesus tolong kami melayani dengan baik dan benar)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *