JUMAT, 3 MEI 2019 – Renungan Malam

10 Kali dibaca, Diterbitkan: 3 May 2019        


 

MINGGU I SESUDAH PASKAH

GB.47 : 1 – Berdoa

KESALAHAN KITA, KEBAIKAN TUHAN!

Kejadian 50: 15 – 21
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku,…. (ay.20)

Perasaan bersalah rupanya sangat mengganggu hati dan pikiran saudara-saudara Yusuf. Karena perbuatan dan perlakuan mereka yang menjual Yusuf.

Sehingga Yusuf menjadi hamba Potifar di Mesir. Saudara-saudara Yusuf meminta ampun kepada Yusuf di saat ayah mereka Yakub baru saja meninggal dunia. Mengingat pesan Yakub ayahnya sebelum meninggal dunia mereka harus minta maaf dan ampun kepada Yusuf. Dan dalam permohonan ampun mereka kepada Yusuf saudara-saudaranya bersedia untuk menghambakan diri jadi budak Yusuf.

Permohonan ampun saudara-saudara Yusuf membuatnya sangat sedih dan menangis. Seperti yang Yusuf katakan kepada mereka, “Janganlah takut, sebab aku inikah pengganti Allah?” Bagi Yusuf dibalik kejahatan yang dilakukan saudara-saudaranya terhadap dia terungkap berkat dan kebaikan Tuhan Allah. Bahwa Yusuf bisa menjadi alat dan berkat di Tangan Tuhan Allah bagi Mesir. Bangsa yang besar waktu itu. Karena itu Yusuf tidak akan menghukum saudara-saudaranya malah menghibur dan akan menanggung mereka semua.

Kehendak dan rencana Tuhan Allah melampaui segala niat, keinginan serta rencana kita manusia. Terkadang dibalik kekeliruan dan kesulitan kita ada berkat Tuhan menanti. Banyak rintangan dan hambatan yang sering kita jumpai namun disitulah kesabaran kita diuji. Orang yang sabar biasanya dikasihi Tuhan. Karena ketaatan kepada Tuhan membuat kita bisa bersabar menanti kehendak-Nya. Tuhan Yesus berkata, “..tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki.” (Mrk 14:36)

GB.47 = 2
Doa : (Tuhan Yesus tolonglah kami agar sabar dan melupakan kesalahan yang ditimpakan kepada kami oleh orang lain)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *