Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Jumat 4 Desember 2020 – Renungan Malam

MINGGU ADVEN I

GB. 283 : 1 – Berdoa

Matius 9 : 35 – 38

Pemimpin Bukan Orang “Kebanyakan”

Kalau kita berpikir pemimpin itu jabatan, maka identiklah dengan panggilan “bos”. Sayangnya, pemimpin itu bukan bos yang kerjanya memberi pekerjaan. Sebaliknya, ia diberi pekerjaan. Singkatnya, pemimpin itu adalah pekerja. Titik! Pemimpin itu juga sifatnya bukan seperti orang kebanyakan yang “haus” akan pelayanan untuknya, tapi dialah sang pelayan itu sendiri. Karena itu, jumlah mereka sedikit!

Gereja senantiasa memiliki masalah yang sama, yakni kurangnya jenis pemimpin yang menerima dan melaksanakan perintah. Sebaliknya, justru “kelebihan” (barangkali) jenis pemimpin “tunjuk jari”. Medan pelayanan gereja masih sangat membutuhkan kehadiran pemimpin yang berjiwa pelayan. Domba-domba yang kelelahan dan terlantar hingga hari ini masih banyak. Mereka semua adalah “tuaian” yang ditinggalkan Yesus, murid-murid dan rasul-rasul, pelayan-peIayan-Nya dulu.

Bagaimana gereja bersikap atas kekurangan pelayan-pelayan yang bersedia memanen tuaian? Dua hal yang harus disadari. Pertama, apakah kita melihat adanya tuaian tersebut, yakni orang-orang kelelahan secara jasmani dan rohani. Kedua, apakah kita mau menyampaikan permintaan kepada Yesus untuk mengirim pemimpin penuai yang dibutuhkan di tengah kehidupan pelayanan ini. Acap kali, gereja serasa tidak membutuhkan “pemimpin” dari-Nya. Gereja (jemaat) memilih sendiri pemimpin mereka. Pemimpin yang memenuhi ukuran mereka. Pemimpin yang sesuai dengan jenis yang mereka kehendaki. Pemimpin yang selalu berkata “yes” dan bukan yang berani mengatakan “no” pada kehendak yang salah.

Yesus telah menugaskan kita berbela rasa, berbagi kasih dalam kehadiran yang nyata. Prinsipnya, mintalah Sang Pemilik Tuaian untuk memakai kita bagi pekerjaan-Nya hingga hari ini. la pun masih sementara bekerja (baca Rm 8:28). Pemimpin yang meminta untuk dipakai-Nya dan benar-benar bekerja, jumlahnya sedikit Ioh! Maukah kita menyegarkan panggilan penuaian ini dengan berkata, “Ini aku Tuhan. Mohon baruilah hatiku. Utus kembali aku secara baru”.

GB. 283 : 2, 3
Doa : (Sebagaimana Tuhan memiliki hati yang mudah tergerak oleh penderitaan, maka mohon berilah kami hati yang sedemikian juga)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya