JUMAT, 7 JUNI 2019 – Renungan Pagi

54 Kali dibaca, Diterbitkan: 7 June 2019        


 

MINGGU PEMULIAAN TUHAN YESUS

KJ. 267:1-2 – Berdoa

BERKORBAN BAGI NUSA BANGSA

Roma 14:1-12
Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan. (ay.8).

Laman cnn.indonesia.com (2/5/2019) memberitakan bahwa “Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia ketika bertugas di Pemilu 2019 mencapai 377 orang. Jumlah tersebut bertambah 59 orang dari hari sebelumnya yang menembus angka 318 orang. Data ini dicatat KPU per 1 Mei 2019 pukul 09.00 WIB. Pemilu 2019 telah mengakibatnya gugurnya para pejuang demokrasi yang bertanggungjawab dalam menyukseskan agenda nasional bangsa Indonesia. Mereka melakukannya karena kecintaan bagi masa depan Indonesia.

Hidup dan mati sesungguhnya ada di tangan Yang Maha-kuasa. Kita percaya bahwa hidup dan mati kita di dalam tangan Tuhan kita Yesus yang telah mati bagi dosa kita dan menyelamatkan kita dari kebinasaan kekal. Kematian Yesus telah mengubah cara pandang dan perbuatan kita dengan tidak lagi menghina dan menghakimi orang lain, melainkan menghargai dan mengasihi sesama sebagai ciptaan Tuhan yang telah diselamatkan-Nya. Mereka yang hidup bagai katak dalam tempurung, menolak berbeda pendapat dan terus menghakimi seolah-olah dirinya sebagai pemilik kebenaran mutlak. Kita perlu membarui pola pikir selaras firman-Nya dan konteks bangsa kita.

Kita bertanggungjawab untuk terlibat dalam agenda nasional bangsa kita baik melalui keterlibatan sebagai pemilih maupun sebagai wakil rakyat, pejabat pemerintah atau pemuka agama. Dasar negara Pancasila merupakan kesepakatan bersama yang tidak boleh tergantikan. Kita bertanggungjawab menolak upaya-upaya sektarian demi alasan apapun. Tugas kita semua berdiri paling depan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merupakan rahmat Tuhan yang diperoleh dengan perjuangan dan pengorbanan darah para pahlawan. Kita jaga dan pertahankan berkat Tuhan dengan semua warga bangsa yang menghargai keragaman dalam bingkai kesatuan dan persatuan.

KJ.267: 3,4
Doa : (Kami berdoa bagi mereka yang gugur menunjukkan darma baktinya bagi kejayaan bangsa. Berkati semua keluarga mereka dengan kasih Tuhan)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *