Jumat, 8 Juni 2018 – Renungan Malam

73 Kali dibaca, Diterbitkan: 8 June 2018        


 
Jumat, 8 Juni 2018
Renungan Malam

KJ.439 : 1 – Berdoa

MANFAAT PENDERITAAN

Ayub 7 : 11 – 21
Kalau aku berbuat dosa, apakah yang telah kulakukan terhadap Engkau, ya Penjaga manusia? Mengapa Engkau menjadikan aku sasaran-Mu” (ay.20)

Judul ini mungkin terdengar agak membingungkan karena tidak ada orang yang mau menderita karena penderitaan itu menyakitkan, tidak enak dan menyusahkan! Dalam bukunya, “Jika aku lemah maka aku kuat”, Eka Darmaputera mengatakan bahwa “Penderitaan adalah cara yang efektif untuk membawa orang berpaling kepada Allah”. Yang terpenting dari penderitaan itu bukan terletak pada penderitaannya tetapi pada respon kita! Apakah penderitaan itu membuat kita semakin mendekat kepada Tuhan atau sebaliknya?

Ayub memberi respon dan penjelasan mengenai penderitaan berat yang ia alami. Ayub kecewa terhadap sahabatnya yang cenderung menyudutkan Ayub bahwa ia berdosa oleh sebab itu mendapatkan penderitaan bertubi-tubi. Dalam kepedihan hati dan kesesakan jiwa atas penderitaan yang dialami, Ayub mengutarakan isi hatinya. Tetapi Ayub tetap tidak sependapat dengan pada sahabatnya, bahwa ia tidak berdosa, tidak semestinya dan tidak seharusnya dirinya mengalami penderitaan seperti ini. Walau Ayub merasa tidak pantas menderita tetapi Allah tetap pantas menerima kesetiaan Ayub. Ayub menunjukan kesetiaannya dengan tidak menyalahkan atau bahkan “mengutuk” Tuhan atas penderitaan yang dialaminya.

Sungguh sangat luar biasa untuk menyelami sikap Ayub dalam menjalani penderitaan. Dalam penderitaan, ia tetap menunjukan kesetiaannya meskipun ia tidak pantas untuk menerimanya karena Ayub tidak berdosa. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan manusia. Apakah dengan sakit yang kita alami, kita semakin bertumbuh dalam iman? Apakah permasalahan berat yang dialami membuat kita semakin dewasa dalam iman? Apakah kegagalan yang dialami menjadi titik awal keberhasilan ataupun sebuah kelemahan yang dirubah menjadi sebuah kekuatan? Hendaknya penderitaan yang kita alami membuat kita semakin dekat dengan Tuhan dan bukan sebaliknya.

KJ.439 : 2,3
Doa : (Berikanlah kepada kami hati yang setia dan teguh ya Tuhan, untuk menjalani setiap penderitaan dan tantangan kehidupan ini karena di dalam Tuhan ada kekuatan dan pengharapan)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *