KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 – Renungan Malam

18 Kali dibaca, Diterbitkan: 15 November 2018        


 

MINGGU XXIV SES. PENTAKOSTA

KJ 451 : 1 – Berdoa

TELADAN KRISTUS

Efesus 5:31-33
“Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat” (ay.32)

Banyak orang mengatakan bahwa kehidupan sebuah perkawinan tidak seindah ketika masih pacaran. Pernyataan ini hendak menjelaskan, salah satunya betapa sulit menjalani kehidupan sebuah rumah tangga, khususnya dalam membangun relasi antara suami dan istri yang memiliki begitu banyak perbedaan, baik dalam sudut pandang maupun dalam tindakan, terlebih dalam mengambil sebuah keputusan. Perdebatan dan perselisihan seolah menjadi santapan tetap dalam mengarungi bahtera rumah tangga (hubungan suami-istri). Sebagian orang menyebutnya sebagai “bunga-bunga
dalam rumah tangga”, tetapi bukankah bunga itu sedap dan harum? Sementara keributan dan perselisihan tidaklah sedap dan harum, ironis.

Bacaan firman TUHAN saat ini mengemukakan tentang hubungan Kristus dan jemaat sebagai teladan bagi hubungan suami-istri “Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat” (a)/.32). Pesannya adalah sebagaimana Kristus rela berkorban bagi manusia dan jemaat-Nya sebagai pernyataan dan tindakan kasih-Nya, demikian juga hendaknya suami-istri bersedia memberi diri untuk saling mengasihi.

Sebagaimana Kristus selalu peduli dan memperhatikan kehidupan jemaat-Nya, demikian halnya suami dan istri hendaklah saling peduli dan memperhatikan. Sebagaimana Kristus menjadi contoh atau teladan dalam kehidupan pelayanan jemaat, demikian halnya suami dan istri harus menjadi contoh atau teladan dalam kehidupan sehari-hari. Hal yang paling penting, sebagaimana Kristus mengampuni dosa dan kesalahan umat-Nya, demikian juga suami dan istri hendaklah saling mengampuni, karena dengan mengampuni, akan ada sukacita dan damai sejahtera dalam kehidupan rumah tangga.

KJ. 451 : 2
Doa : (TUHAN, mampukan kami membangun hubungan suami-istri dengan mencontoh atau meneladani Tuhan Yesus Kristus)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *