Kamis, 18 Januari 2018 – Renungan Malam

120 Kali dibaca, Diterbitkan: 18 January 2018        


 

Minggu II Sesudah Epifania

Kamis, 18 Januari 2018
Renungan Malam

YESUS, TUHAN YANG PEDULI

Yohanes 6:16-21
“Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Aku ini, jangan takut!” (ay.20)

Setelah peristiwa memberi makan lima ribu orang, Yesus menyingkir ke gunung seorang diri dan para murid pergi ke danau untuk menyeberang ke Kapernaum. Hari sudah mulai malam ketika mereka sedang berada di perahu dalam perjalanan mereka, tiba-tiba air danau bergelora karena angin kencang. Sementara Yesus belum menjumpai mereka. Suasana demikian membuat para murid dalam keadaan ketakutan. Harapan mereka bahwa Yesus ada bersama-sama dengan mereka, tetapi Yesus belum datang.

Perjalanan hidup yang harus dilalui sering mempertemukan kita dengan situasi-situasi berat yang harus dihadapi. Kita tidak dapat menghindarinya, tetapi harus dihadapi. Jika kita berada di tengah-tengah situasi demikian harapan kita hanyalah Tuhan ada bersama kita. Ketika para murid dalam keadaan cemas, harapan mereka adalah bahwa Yesus ada bersama-sama dengan mereka, apa yang mereka alami? Mereka melihat seseorang berjalan di atas air yang bergelora. Yesus datang mendekati perahu mereka. Mereka semakin ketakutan. Yesus berkata, “Aku ini, jangan takut!”. Setelah mengetahui bahwa orang yang berjalan di atas air itu adalah Yesus, mereka menaikkan-Nya ke atas perahu dan perahu itu berjalan sampai ke tujuan.

Ketika Yesus ada bersama-sama para murid, para murid mempunyai keberanian untuk terus menggerakkan perahu sampai ke seberang. Kehadiran Yesus menguatkan dan meyakinkan mereka bahwa bersama Yesus mereka dapat mengatasi situasi sulit yang telah membuat mereka cemas, takut dan tidak berdaya. Mereka melihat kekuasaan Yesus yang besar atas alam semesta dan bahwa Tuhan sangat peduli kepada mereka.

Sesulit dan seberat apapun situasi yang kita hadapi jika kita menghadapinya bersama-sama dengan Tuhan, kita akan dapat melewatinya. Tuhan tidak akan mengangkat kita untuk kita lari dari kesulitan hidup tetapi justru Tuhan menunjukkan Ia ada dekat dengan kita, memberi kekuatan kepada kita dan menenangkan kita serta memberi keberanian dan kemampuan untuk kita melewatinya.


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *