KAMIS, 20 JUNI 2019 – Renungan Pagi

35 Kali dibaca, Diterbitkan: 20 June 2019        


 

MINGGU TRINITAS

KJ 178:1 – Berdoa

KAYA DALAM PELAYANAN KASIH

2 Korintus 8:1-9
Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan… (ay.5)

Mother Teresa (1910-1997), seorang suster peraih penghargaan nobel perdamaian yang melayani orang-orang miskin di India pernah berkata: “Segala sesuatu yang tidak dibagikan akan hilang”. Kepandaian, bakat, kekayaan, tenaga yang kita miliki akan menjadi sia-sia bila tidak bisa dibagikan kepada sesama.

Orang disebut kaya bukan karena ia memiliki banyak harta, tetapi karena merasakan kebahagiaan atas apa yang dimilikinya dan atas apa yang diberikan kepada sesama (pikiran, tenaga, bakat, nasihat, harta). Yesus berkata: “Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima (Kis. 20: 35).

Pola itulah yang dilakukan oleh Jemaat di Makedonia, dalam memberi dan membantu jemaat-jemaat yang berada dalam keadaan menderita. Kemurahan hati jemaat Makedonia adalah hasil dari kasih karunia dan kemurahan Allah. Bagi Jemaat Makedonia ada hubungan yang sangat erat antara menerima dan memberi, sehingga pernyataan Paulus dapat dipahami bahwa segala berkat yang diterima oleh jemaat-jemaat Makedonia, adalah karena kemurahan Allah. Oleh sebab itu tidak ada pamrih atau syarat apapun dalam pemberian orang-orang Makedonia. Paulus juga tidak perlu mendorong jemaat Makedonia untuk memberi sumbangan,
karena mereka justru memberi menurut kemampuan mereka berdasarkan kebaikan hati. Bahkan mereka memberikan lebih daripada yang Paulus telah harapkan. Pelayanan yang dilakukan oleh Jemaat Makedonia dasarnya adalah kasih. Marilah kita memberi kepada sesama yang membutuhkan dengan sukacita dan sukarela, bukan hanya sebagai kewajiban, melainkan menjadi suatu kebiasaan yang didasari oleh kasih Kristus yang telah rela memberi diri-Nya mati di kayu salib bagi kita, sehingga kita mendapatkan hidup kekal.

KJ. 178 : 2
Doa : (Tuhan Yesus ajarkan kami untuk senantiasa mengasihi sesama, seperti engkau sudah lebih dahulu mengasihi kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *