Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Kamis , 22 Maret 2018 – Renungan Pagi

 

Minggu II Pra Paskah

Kamis , 22 Maret 2018
Renungan Pagi

INGKAR JANJI

Mazmur 78:32-38
“Hati mereka tidak tetap pada Dia, dan mereka tidak setia pada perjanjian-Nya” (ayat 37)

Pasangan yang setia adalah mereka yang “berkomitmen dan berintegritas” memelihara kesinambungan janji. Janji yang diikatkan tidak akan lekang oleh waktu, godaan, kesenangan semu, dan kecemburuan. Berulangkali Allah di dalam Alkitab mengindikasikan diri sebagai kekasih dan mempelai Israel serta menjadikan Israel taman anggur Allah dan kesayangan-Nya (Yes. 5:1-7; Maz.80:7; Mat.21:33-46). Ungkapan klasik ini kita jumpai tatkala kita belajar dari sejarah kelam umat Israel di tanah perbudakan hingga ziarah memasuki tanah perjanjian.

Kekasih Tuhan sekalian, Pemazmur menggambarkan keintiman dan cinta Tuhan kepada umat melampaui segala kemurtadan dan pembangkangan umat. Jika Allah berkehendak melupakan janji-Nya, kita bisa menebak bahwa selesai sudah kisah perjanjian cinta itu. Namun, Ia adalah penyayang dan pengampun (ay. 38). Diibaratkan pasangan muda-mudi yang memadu kasih, maka Allah senatiasa memberi kesempatan bagi “kekasih-Nya yang menodai janji cinta” suci itu. Ternyata, Allah menahan murka-Nya, sebab begitu besar kasih Allah (bnd. Maz. 103:8-14; Yoh. 3:16).

Allah kita adalah Allah perjanjian yang setia pada janji-Nya. Ia tidak pernah melupakan janji-Nya; Ia terus mengingat-Nya, bahkan selalu membaharui-Nya. Sebagai orang Kristen, tindakan keteguhan Allah pada janji-Nya sudah selayaknya diberitakan dan diaplikasikan dalam hidup sehari-hari. Janji-janji kita pada sahabat, rekan, orang tua, guru, bahkan kepada Allah melalui doa dan penyesalan yang sungguh dengan teguh mesti dilakukan, bukan disangkali.

Dari firman ini, kita diajar satu hal bahwa mengingkari janji suci kita entah pada pasangan hidup, sesama dan juga terhadap Allah, tidak lain adalah penyangkalan dan pengkhianatan. Mari menjalani hidup karunia Tuhan hari ini dengan kesetiaan pada janji penyertaan-Nya agar kita tidak hidup dalam pengkhianatan akan kesetiaan-Nya.


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya