KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 – Renungan Malam

16 Kali dibaca, Diterbitkan: 28 February 2019        


 

MINGGU VII SESUDAH EPIFANIA

GB 287:1 – Berdoa

IMAN YANG MENGASIHI

Filemon 1;4-7
Karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus (ay 5).

Ketika terjadi kejadian Luar Biasa di suku Asmat. Papua pada bulan Februari 2018 yaitu kematian puluhan anak-anak akibat penyakit asma dan kekurangan gizi, seseorang bertanya kepada saya kemana bisa negirimkan data untuk membantu saudara-saudara disana. Saya menganjurkan supaya beliau mengirim bantuan ke Majelis Sinode GPIB agar melalui Departemen Pelkes GPIB bantuan tersebut bisa disalurkan. Beliaupun mengirimkan dana yang cukup besar. Beliau ini memang sering membantu pelayanan bagi jemaat-jemaat kecil dan juga orang-orang yang mengalami bencana.

Bagi Paulus, Filemon adalah seorang saleh yang telah memberikan hal-hal baik yang ada dalam dirinya kepada Tuhan dan saudara-saudara seiman. Paulus mendengar bahwa Filemon telah menunjukkan kasihnya kepada sesama saudara seiman dan iman Nya kepada Kristus. Sikap Filemon yang menunjukkan kasih kepada saudara-saudara seiman membuat Paulus, bersukacita dan memperoleh kekuatan, sehingga juga menghibur atau menyegarkan saudara-saudara seiman. Paulus juga tahu bahwa rumah Filemon menjadi tempat beribadah yang disebutnya di ayat 2. Karenanya Paulus dalam doanya selalu menyebut nama Filemon sekaligus bersyukur kepada Allah akan kasih dan iman yang Filemon telah tunjukkan. Doa Paulus bagi Filemon adalah agar dalam iman, Filemon semakin diperkaya dalam pengenalan akan Kristus dan terus mengerjakan hal-hal baik dalam hidup beriman.

Saudarku, iman kepada Kristus dan kasih kepada sesama saudara seiman merupakan dua hal penting dalam kerohanian kita dan kehidupan persekutuan. Iman tanpa kasih adalah kesia-siaan, “sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna” (bd 1 Kor 13:2). Pertumbuhan iman kita dapat terlihat dan terbukti dari tindakan kasih kita terhadap sesama. Karenanya, “marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dalam perbuatan dan dalam kebenaran” (1 Yoh 4:18).

GB 287:2,3
Doa : (Ya Tuhan, kiranya Iman kami semakin bertumbuh untuk mengenal Engkau dan mengasihi sesama).


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *