KAMIS, 28 JUNI 2018 – Renungan Malam

55 Kali dibaca, Diterbitkan: 28 June 2018        


 

KAMIS, 28 JUNI 2018
Renungan Malam

GB.277 : 1 – Berdoa

EKSPRESIKAN EMOSIMU DENGAN BUAK DAN BERBUDI

Kisah Para Rasul 17:16-21
“Sementara Paulus menantikan mereka di Atena, sangat sedih hatinya karena ia melihat, bahwa kota itu penuh dengan patung-patung berhala. ” (ay.16)

Aksi tandatangan dan corat-coret seragam sekolah, lalu konvoi motor di jalanan setelah selesai ujian akhir sekolah, seringkali menjadi cara siswa mengekspresikan emosinya yang merasa senang atas peristiwa yang telah dilaluinya. Cara ini terlihat menyenangkan tetapi sesungguhnya bukan merupakan cara yang tepat karena sama sekali tidak mendatangkan manfaat. Sebaliknya, justru mendatangkan darnpak yang negatif seperti kecelakaan saat konvoi kendaraan bermotor.

Paulus tengah diperhadapkan dengan pilihan ketika ia berada di Atena. Paulus merasa terganggu dan sedih melihat penyem bahan berhala dan kesesatan yang sedang terjadi di Atena. Paulus bisa saja mengekspresikan kesedihannya dengan marah, lalu mengecam berhala yang ada pada saat itu juga. Tetapi Paulus dengan bijak memilih untuk mengendalikan emosinya dan berusaha memberitahukan kesesatan mereka dengan cara yang melelahkan sebab Paulus harus berjalan dari satu tempat ke tempat lain, keluar masuk rumah ibadat untuk memperkenalkan Yesus dan ajarannya (ay.17-18). Cara Paulus memang melelahkan, membutuhkan banyak waktu dan tenaga tetapi justru merupakan cara yang tepat, ampuh dan aman untuk menarik perhatian orang-orang asing di Atena yang suka terhadap segala sesuatu yang baru. Mereka melihat pengajaran Paulus tentang Yesus sebagai pengetahuan baru yang harus mereka ketahui (ay.19-21).

Mengontrol emosi bukan pilihan yang mudah. Emosi seringkali membuat seseorang lepas kendali dan mengekspresikannya dengan cara yang tak terkendali. Ekspresi emosi seperti demikian dapat memberikan dampak negatif bahkan mendatangkan masalah. Setiap manusia punya emosi dalam dirinya yang terkadang datangnya tak terkendaii. Meskipun datangnya tidak dapat dikendalikan, tetapi sebagai pemiliknya kita harus mampu mengambii pilihan bijak untuk mengekpresikannya.

GB 277: 2
Doa : (Ya Tuhan, ajarlah kami untuk mampu mengekspresikan emosi secara bijak dan berbudi)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *