KAMIS, 30 MEI 2019 – Renungan Pagi

69 Kali dibaca, Diterbitkan: 30 May 2019        


 

HARI KENAIKAN
TUHAN YESUS KE SORGA

GB.107:1 – Berdoa

MENJADI SAKSI KRISTUS

Kisah Para Rasul 1:6-8
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai keujung bumi (ay. 8).

Bak seorang ayah akan meninggalkan anak-anaknya untuk selamanya, sang ayah memberikan petuah-petuah atau nasihat-nasihat terakhir sehubungan dengan tugas-tugas yang harus dilakukan oleh anak-anaknya sepeninggalnya. Demikianlah Tuhan Yesus, di detik-detik terakhir Dia bersama dengan para murid, Dia memberikan pesan-pesan terakhir kepada mereka.

Tuhan Yesus ingin agar para murid meninggalkan pikiran-pikiran yang eksklusif sebagai orang Yahudi. Ia ingin agar para murid tidak hanya berkonsentrasi pada hal-hal yang berhubungan dengan pemulihan Israel semata. Sebagaimana harapan orang Yahudi pada umumnya sehubungan dengan pemberitaan para nabi bahwa Israel akan dipulihkan jika Sang Pelepas yakni Mesias dari tunggul lsai hadir di tengah-tengah mereka. Bagi para murid, Tuhan Yesus adalah harapan mereka satu-satunya untuk memulihkan Israel karena Dia adalah Mesias tersebut. Itulah sebabnya mereka bertanya: “Tuhan maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?”

Terhadap pertanyaan tersebut Tuhan Yesus tidak menjawab mau atau tidak mau. Tetapi melalui jawaban-Nya, Tuhan Yesus membuka cakrawala berpikir para murid. Bahwa ada tugas besar yang menanti para murid sehubungan dengan harapan mereka tersebut tetapi bukan hanya bagi orang Yahudi semata melainkan bagi semua bangsa. Mereka akan diutus untuk menjadi saksi Kristus mulai dari Yerusalem sampai ke ujung bumi. Hal itu akan terjadi jika kekuatan penggerak dari Roh Allah akan mereka terima yaitu Roh Kudus. Hal tersebut hendak menyatakan bahwa kesaksian para murid bukanlah bersandar atas pandangan-pandangan
dan ucapan-ucapan sendiri, melainkan suatu pelaksanaan rencana Allah.

Tuhan mengutus orang pilihan-Nya ke dalam dunia menjadi saksi-Nya untuk memulihkan keberadaan dunia yang penuh kegelapan. Pemulihan dunia terjadi jika setiap orang bersedia untuk hidup dituntun Roh Kudus yakni mengedepankan hidup dalam terang.

GB.107: 3
Doa : (Tuhan Yesus utuslah kami menjadi saksi-Mu untuk memulihkan keberadaan dunia yang penuh kegelapan)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *