KAMIS, 6 SEPTEMBER 2018 – Renungan Pagi

52 Kali dibaca, Diterbitkan: 6 September 2018        


 

GB.341:1 – Berdoa

TUHAN BERKARYA DI SETIAP MASA

Habakuk 3: 1 – 5
TUHAN, telah kudengar kabar tentang Engkau, …. ..(ay. 2)

Waktu atau masa terbagi dalam tiga bagian, yaitu masa yang llu, masa sekarang dan masa yang akan datang. Masa yang lalu berisi sejarah yang diingat di masa sekarang. Apa yang terjadi dimasa yang lalu menjadi pembelajaran di masa sekarang, yang membuat orang menjadi bijaksana sehingga dapat melakukan yang baik, benar dan berguna di masa sekarang dan masa yang akan datang untuk keadaan yang lebih baik dapat dipersiapkan dari sejak sekarang. Karena itu bagi seorang yang bijaksana, sejarah itu sangat berharga, baik sejarah hidupnya, keluarganya, gerejanya dan bangsanya.

Habakuk dalam doanya mengingat sejarah bangsanya. Ia mengingat sejarah bagaimana Tuhan memelihara bangsanya di masa lalu. “Telah kudengar kabar tentang Engkau dan pekerjaan-Mu, ya Tuhan kutakuti…”. Habakuk telah mendengar dari sejarah masa lalu tentang bangsanya. Kisah keluaran dari Mesir, di mana Tuhan membebaskan mereka dari perbudakan dengan mendatangkan tulah bagi orang Mesir, membawa mereka melintasi gurun dan memberikan taurat-Nya. Tetapi banyak dari mereka yang tidak taat pada Tuhan dan pada Musa. Berkali-kali mereka memberontak kepada Tuhan dan Tuhan berkali-kali juga menghukum mereka. Tetapi di dalam murka-Nya, Tuhan masih memiliki kasih sayang. Tuhan mengasihi orang-orang yang lahir di perjalanan dan mengijinkan mereka melihat dan memasuki Kanaan, orang-orang benar yang sisa inilah yang tetap melanjutkan dan menikmati perjanjian Allah dengan umat-Nya. Pekerjaan Allah di waktu lampau hidup dalam lintasan tahun, hidup dalam ingatan setiap generasi, juga hidup dalam ingatan Habakuk. Mengenang pekerjaan Tuhan di masa lalu itu membuat Habakuk takut akan Tuhan dan menerima apapun keputusan Tuhan atas bangsanya. Kita tidak hidup tiba-tiba ada pada masa sekarang. Masa sekarang yang kita hidupi terikat dan ditentukan oleh hidup kita di masa yang lalu. Sebagai orang yang bijaksana, marilah kita melihat kembali sejarah masa lalu kita dan belajarlah dari sana. Lihat pekerjaan-pekerjaan Tuhan yang ajaib yang menuntun, memelihara dan membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik sampai sekarang.

Kekurangan dan kesalahan di masa yang lalu kita perbaiki agar terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang lebih baik di masa sekarang dan pada akhirnya kita bisa mempersiapkan masa depan kita yang membawa kebahagiaan bagi kita. Ingatlah, di setiap waktu Tuhan berkarya mendatangkan kebaikan bagi kita.

GB. 341 : 2
Doa : (Tuhan, kami akan menghargai masa lalu kami dan belajar untuk lebih baik di masa sekarang dan masa yang akan datang)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *