MASA RAYA ADVENT

1,366 Kali dibaca, Diterbitkan: 20 December 2014        


Advent (latin: Adventus): Menyongsong kedatangan. Yaitu persiapan menyambut kedatangan Tuhan.  Perayaan ini awalnya diperingati oleh beberapa gereja Timur di Mesir, Spanyol dan Gallia mulai abad 3 M sebagai masa persiapan, menyambut hari raya Epifania (dimulainya pelayanan Yesus, yang diawali dengan pembaptisan-Nya dan diperingati setiap tanggal 6 Januari). Perayaan Advent oleh gereja-gereja timur awalnya dilakukan selama 40 hari sejak akhir November, dengan berpuasa. Saat itu tidak ada orang yang boleh absen masuk gereja.

Ketika pada abad ke 6 gereja-gereja Barat merayakan Natal, gereja Katolik Roma memutuskan ikut merayakan minggu Advent. Tetapi bukan dalam rangka persiapan menyambut Epifania, melainkan persiapan

menyambut kedatangan Kristus kembali, yang disimbolkan lewat peringatan perayaan Natal. Karena itu perayaan minggu Advent dihentikan pada tanggal 24 Desember, dan hanya dilangsungkan selama 4 minggu. Jadi perayaan minggu Advent I, dimulai 4 hari minggu sebelum perayaan Natal, dan minggu Advent IV pada hari minggu terakhir sebelum tanggal 25 Desember.

Gereja-gereja Reformasi kemudian turut mengambil alih perayaan tersebut, sebagai penyataan pengharapan akan janji kedatangan Yesus Kristus kembali.  Perayaan ini umumnya dilaksanakan dengan memakai tata ibadah khusus, penyalaan lilin Advent dan  dengan nuansa warna tata ruang ibadah berwarna ungu muda sebagai simbol harapan.

Mengingat makna perayaan Advent sebagai masa penantian, sangatlah janggal jika kemudian ada perayaan Natal pada masa perayaan tersebut. Itu sebabnya GPIB menghimbau agar makna Advent sebagai peringatan masa penantian kedatangan Kristus tidak kehilangan maknanya, sebaiknya perayaan-perayaan Natal baik itu Natal Jemaat, ikatan kekeluargaan maupun perayaan Natal lainnya, tidak dilakukan pada minggu-minggu Advent.

Dalam masa raya Advent, selain gereja sebagai persekutuan menuntun umat untuk memaknai masa penantian kedatang Kristus, setiap pribadi umatpun melakukan hal yang sama dengan koreksi diri dan perbaikan hubungan dengan sesama yang selama ini tidak harmonis.

Selamat memasuki masa raya Advent pada minggu yang akan datang.

Categories: Artikel, Kesaksian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *