MINGGU, 1 JULI 2018 – Renungan Malam

43 Kali dibaca, Diterbitkan: 1 July 2018        


 

HUT KE-37 YAPENDIK dan IBADAH SYUKUR YAPENDIK

MINGGU, 1 JULI 2018
Renungan Malam

KJ.374 : 1,2 – Berdoa

PERCAYA DAN BERSANDAR PADA ALLAH

Yesaya 50:10-11
“Siapa di antaramu yang takut akan Tuhan dan mendengarkan suara hambaNya‘? Jika ia hidup dalam kegelapan dan tidak ada cahaya bersinar baginya, baiklah ia percaya kepada nama TUHAN dan bersandar kepada Allahnya! {ay.10)

Berbagai cara orang menghadapi dan mengatasi penderitaan hidup. Ada yang mengatasi dengan cara terus berjuang dan menjalani penderitaan dalam sebuah keyakinan bahwa Tuhan akan menolong. Ada juga dengan cara pintas, menghabisi nyawanya atau bahkan nyawa orang-orang yang dikasihinya. Ada juga yang mengatasi dengan “lari menuju” kesenangan sesaat yang justru akan membawa kehidupan yang lebih buruk.

Bagaimana seharusnya bersikap di tengah penderitaan? Yesaya memulai dengan sebuah pertanyaan :”Siapakah diantaramu yang takut akan Tunan dan mendengarkan suara hamba-Nya ?‘ (ay.10). Di tengah penderitaan masa pembuangan, umat dimotivasi untuk hidup takut akan Tuhan serta senantiasa mendengarkan suara hamba-Nya. Meskipun hidup di dalam kegelapan, mereka akan berjalan di jalan yang diterangi cahaya kasih Tuhan, jalan menuju keselamatan. Hidup seperti itulah yang harus dimiliki Israel ditengah penderitaan yakni tetap percaya dan bersandar hanya pada Tuhan. Namun menurut Yesaya, apabila mereka hidup berdasarkan pikiran dan pertimbangannya sendiri, mereka akan berbaring ditempat siksaan (ay.11). Tuhan akan menghukum orang yang demikian.

Pepatah Jawa menyatakan : “Sepiro gedhene sengsara yen tinompo among dadi coba” (Sebesar apa pun penderitaan yang dialami jika dijalani dengan keikhlasan dan ketulusan, itu hanyalah sebuah ujian hidup). Penderitaan akan selalu manghiasi kehidupan manusia dan bersamaan dengan penderitaan ada proses pembelajaran arti berjuang: untuk tetap percaya dan bersandar pada Tuhan, maka jalan kita akan diterangi oleh cahaya kasih Tuhan. Kasih Tuhan lebih besar dari penderitaan yang kita alami. Selamat malam, selamat beristirahat. Tuhan memberkati.

KJ.3?4: 3
Doa : (Bapa, mampukan kami memiliki sikap hidup yang selalu sedia belajar hidup percaya dan bersandar pada Firman dan kebenaran-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *