MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 – Renungan Malam

9 Kali dibaca, Diterbitkan: 11 August 2019        


 

HARI MINGGU IX SESUDAH PENTAKOSTA

GB.61 : 1 – Berdoa

MERDEKA UNTUK MELAYANI DAN MENGASIHI

Galatia 5:13-15
“Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka,…” (ay.13)

Ada dua fenomena yang selalu kita temukan terkait kemerdekaan. Pertama, ada orang yang keliru memahami arti kemerdekaan. Mereka anggap kemerdekaan sebagai kesempatan untuk hidup sebebas-bebasnya. Kedua, ada orang yang sudah dimerdekakan, tetapi ingin kembali hidup sebagai orang terjajah. Kedua fenomena ini tampak dalam kehidupan jemaat di Galatia. Sebagian anggap kemerdekaan Kristen yang Paulus ajarkan sebagai kesempatan untuk berbuat dosa. Sebagian lagi jatuh dalam ajakan para mengajar Yudais untuk kembali melakukan hukum Taurat secara ketat, khusus tentang sunat.

Paulus mengingatkan jemaat di Galatia bahwa panggilan Kristus untuk merdeka tidak boleh dimaknai sebagai kesempatan untuk
kehidupan dalam dosa” (13). Tuhan Yesus sudah membebaskan dan memerdekaan mereka dari dosa. Karena itu, hidup dalam kemerdekaan Kristen adalah kesempatan untuk melayani seorang dan yang lain oleh kasih. Kasih tidak berbuat jahat kepada sesama. Kasih tidak mengajarkan orang untuk saling menggigit dan menelan serta membinasakan. Kasih dan kebaikan yang kita lakukan kepada diri kita, itu juga yang harus kita lakukan kepada sesama. Dengan mengasihi sesama maka sesungguhnya kita telah melakukan ketentuan hukum Taurat. Di sini, Paulus tidak hanya mengingatkan para pengajar Yudaisme yang memengaruhi jemaat, tetapi seka|igus menegur kebodohan dari orang-orang Galatia yang memilih untuk kembali pada ikatan hukum dan menolak kasih karunia Kristus yang sudah membebaskan mereka (3:1;5:1).

Merdeka bukan saja berarti bebas dari dosa tetapi juga berarti merdeka untuk mengasihi sesama; memerdekakan mereka dari berbagai belenggu yang menindas. Setiap orang yang telah dimerdekakan hendaklah hidupnya untuk melayani sesama dalam kasih. Mari wujudkan kemerdekaan yang bertanggung jawab, bukan dengan saling menyakiti, tetapi saling melayani dalam kasih, mulai dari kehidupan di dalam rumah tangga, masyarakat dan gereja, dan untuk kemuliaan Tuhan.

GB. 61 :2
Doa : (Tuhan, tolong kami untuk gunakan kemerdekaan untuk melayani)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *