Minggu, 15 April 2018 – Renungan Malam

82 Kali dibaca, Diterbitkan: 15 April 2018        


 

Minggu II Sesudah Paskah

Minggu, 15 April 2018
Renungan Malam

MEMBANGUN TUGU PERINGATAN

(Yosua 4 : 8 – 10)
“Pula Yosua menegakkan dua belas batu di tengah-tengah sungal Yordan itu…” (ay.9)

Terbentuk ofeh proses alam dan memiliki banyak jenis. Ada yang merupakan batu biasa yang padat dan keras serta tahan Iama. Tetapi juga ada yang menghasiikan permata, emas dan sebagainya. Batu jenis pertama ini telah diproses di dalam sungai dan terbaik untuk bahan bangunan. Dalam membangun rumah, batu-batu seperti ini yang disusun menjadi batu penjuru sebagai dasar dan titik ukuran seluruh bangunan. Batu-batu ini tidak hanya menjadi peringatan tetapi juga tanda perjanjian Allah dengan umat-Nya.12 batu didirikan Yosua di dasar sungai dan 12 batu lagi dibangun di seberang sungai. Batu-batu yang membentuk tugu itu tidak hanya dimaksudkan sebagai tanda peringatan, tetapi juga mezbah untuk beribadah secara turun temurun. Mezbah juga merupakan tanda persekutuan dengan Tuhan. Di seberang sungai itu umat menyambut kedatangan tabut dengan penuh syukur. Mereka menyaksikan Tuhan Altah berjalan di tengah aliran sungai yang berhenti dan mernberikan jalan bagi Tuhan dan umat. Bacaan ini menyatakan bahwa kita sedang dalam perjalanan sekaligus perjuangan menyatakan kasih karunia Allah di tengah masyarakat dan dunia. Di dalam perjalanan itu kita membangun keluarga dan gereja sebagai persekutuan yang memuliakan Tuhan. Kita mem bangun keluarga dan gereja kita dengan Batu Penjuru yaitu Yesus Kristus. Sehingga kita menjadi batu-batu yang hidup (I Petrus 2:5-6): Dengan Roh Kudus merekatkan kita satu dengan lain, kita memperkokoh persekutuan kita. Kasihlah yang mewarnai hidup persekutuan kita.


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *