Minggu, 17 Desember 2017 – Renungan Malam

114 Kali dibaca, Diterbitkan: 16 December 2017        


 

HARI MINGGU ADVEN III
MINGGU, 17 DESEMBER 2017

Renungan Malam
GB.354 : 1 – Berdoa

TIDAK ADA LAGI PERMUSUHAN

Yesaya 11 : 6 – 10
Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk…(ay.9)

Untuk menyelesaikan permusuhan dalam kehidupan ini, selalu dicari cara yang dianggap paling jitu dan mudah. Karena setiap
orang mengharapkan hidupnya tidak terganggu, ingin hidup tenang. Hidup damai itu juga yang diinginkan bangsa Israel. Cukup lama mereka tertindas oleh bangsa lain. Mereka berusaha. Karena keinginan besar untuk bebas dari cengkeraman bangsa yang menindas, maka cara apapun dilakukan bahkan melakukan hal yang Tuhan larang. Keinginan yang berlebihan dapat menjerumuskan kita kepada Iangkah yang salah, dan mengambil jalan pintas.

Nabi Yesaya menghibur umatnya, bahwa akan datang Hakim Yang Agung. la Hakim Yang Adil. Oleh keadilan-Nya persoalan teratasi sehingga yang bermusuhan berdamai. Yesaya menggambarkan, seperti hewan yang saling memangsa hidup berdampingan dan tinggal bersama. Penindasan yang dialami bangsa itu akan berakhir. Tuhan akan mengubah semuanya menjadi baik. Karena Tuhan, penderitaan umat akan diakhiri. Semuanya itu akan terjadi atas prakarsa dan kebenaran Allah, bukan karena upaya dan kemampuan bangsa Israel. Tuhan mengasihi umat-Nya. Selaku orang Kristen yang hidup di dunia fana ini, kita menghadapi berbagai masalah kehidupan yang
membuat kita tertekan, mungkin juga menjadi frustasi. Perselisihan yang makin melebar mengakibatkan hubungan dengan
atasan tidak harmonis, fitnah yang menyakitkan, bisa juga pengrusakan nama balk kita.

Menyikapi berbagai persoalan dan masalah yang dihadapi, tidak sedikit dari orang Kristen mengambil jalan pintas dan salah tanpa mempertimbangkan iman percaya kepada Kristus Sang Maha Kuasa. Tuhan Yesus telah berfirman : “Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Mat. 28:20b). Hanya dengan sungguh percaya dan datang kepada Tuhan, kita dapat hidup tenang dan damai, permusuhan serta perselisihan teratasi.

GB. 3
Doa : (Ya Tuhan, tolonglah kami agar ada damai di hati dan di antara kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *