MINGGU, 21 JULI 2019 – Renungan Malam

42 Kali dibaca, Diterbitkan: 21 July 2019        


 

HARI MINGGU V SESUDAH PENTAKOSTA

GB.52 : 1,2 – Berdoa

DASA TITAH PARUH KEDUA

Ulangan 5: 11 – 21
Firman itulah yang diucapkan TUHAN kepada seluruh jemaahmu… Ditulis-Nya semuanya pada dua loh batu, lalu diberikan-Nya kepadaku” (ay.22)

Kita mengenal dosa kita yang oleh pertolongan Dasa Titah dapat kita hindari. Bahwa kita tak boleh menggunakan nama Tuhan dengan sembarangan. Artinya menggunakan nama-Nya tanpa bernilai kudus, mulia dan berkuasa. Namun kita juga diperintahkan untuk memuliakan nama-Nya dan memuji Dia. Itulah kebalikannya dari menyebutkan nama Tuhan dengan sia-sia.

Menghormati ayah dan ibu kita merupakan suatu keharusan. Bahkan dalam tradisi penghormatan itu diteruskan setelah kematian orang tua. Cara menghormati orang tua adalah dengan memelihara mereka tatkala mereka berada dalam kekurangan keuangan, atau saat mereka sakit dan bahkan tak dapat lagi memelihara diri mereka. Juga dengan meneruskan iman percaya mereka kepada anak-anak kita. Apakah norma dan nilai kehidupan yang kita berikan kepada orang tua kita setelah mereka membesarkan dan mendewasakan kita? Apakah hidup kita menunjukkan bahwa kita menghormati mereka?

Pembunuhan begitu banyak terjadi. Begitu kejamnya, bahkan seorang janda dan kedua putrinya dibunuh oleh orang yang sangat mereka kenal. Seorang pemuda membunuh suami-istri dan dua anak mereka yang masih kecil karena sakit hati. Dendam, kemarahan, iri, ingin akan harta orang lain, entah alasan apalagi semakin menjadi pembenaran melakukan pembunuhan. Tuhan Yesus berkata: “Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa berkata : Kafir! Harus dihadapkan pada Mahkamah Agama. Dan siapa yang berkata : Jahil! Harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.”. (Matius 5:22).

Masalah mengingini rupanya juga amat luas spektrumnya. Lihat saja korupsi yang terus dilakukan meski mereka tahu bahwa satu hari mereka akan tertangkap. Salah satu kekuatan kita mencegah keinginan menguasai manusia atau harta yang bukan milik kita adalah dengan belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. (Filipi 4:11).

GB.49
Doa : (Jangan biarkan aku marah, memaki dan membenci orang ya Tuhan)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *