MINGGU, 24 JUNI 2018 – Renungan Pagi

76 Kali dibaca, Diterbitkan: 24 June 2018        


 

MINGGU, 24 JUNI 2018
Renungan Pagi

GB 252 : 1 – Berdoa

BIJAK DAN BERBUDI DALAM KESULITAN

Markus 2:1-12
“Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu. Lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.” (ay.4)

Bruce Lee rnengungkapkan bahwa “Jangan berdoa meminta agar hidup dimudahkan, tetapi berdoalah agar diberi kekuatan mengatasi kesulitan”. Ungkapan Bruce Lee ini lahir dari kesadaran bahwa manusia yang hidup di dunia ini tidak akan pernah terhindar dari kesulitan. Namun, Bruce Lee juga mau mengatakan bahwa “kekuatan untuk menghadapi kesulitan” itu lebih berartii dibandingkan dengan “kehidupan yang dimudahkan. “Mengapa? Karena jika seseorang memiliki kekuatan untuk menghadapi kesulitan di tengah hidupnya, ia akan dimampukan untuk tetap benahan di tengah situasi sulit sekalipun. Tetapi berbeda dengan orang yang hidupnya selalu dimudahkan, maka ketika kesulitan datang; ia akan mudah menyerah tanpa mencari solusi dalam menghadapi kesulitan yang ada.

Teks kita menunjukkan 4 orang sahabat yang sedang mengalami kesulitan untuk rnembawa sahabat mereka yang lumpuh datang kepada Yesus. Harapan mereka Yesus dapat menyembuhkan sahabat mereka yang lumpuh. Namun, saat Yesus datang berkunjung ke daerah Kapernaum, banyak penduduk Kapernaum pada waktu itu memiliki kerinduan untuk mendengarkan ajaran Yesus sekaiigus berharap Yesus memulihkan yang sakit. Karena banyak sekali yang datang, rumah itu penuh sesak. Sehingga keempat orang sahabat ini mengalami kesulitan untuk rnasuk menembus kerumunan orang tersebut.

Seringkali, kita berjumpa dengan kesulitan dan seolah tidak ada jalan keluar. Apa yang kita lakukan? Menyerahkah? Atau Tetap menghadapi kesulitan bersama Tuhan? Keernpat sahabat, tetap menghadapi kesulitan dengan tekad untuk datang kepada Yesus. Sehingga mereka mampu menemukan jalan keluar yang terbaik dengan membawa sahabat mereka lewat atap rumah. Motivasi keempat sahabat tersebut untuk datang kepada Yesus membuat mereka menjadi orang yang bijak dan berbudi sehingga mampu memberikan pertolongan bagi sahabatnya. Teruslah bersama Tuhan agar bisa menjadi orang bijak dan berbudi di tengah kesulitan.

GB.252 : 2
Doa : (Tuhan Yesus yang baik, ajar kami menjadi orang bijak dan berbudi saat menghadapi kesulitan dan selalu datang pada-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *