MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 – Renungan Malam

10 Kali dibaca, Diterbitkan: 25 November 2018        


 

HARI MINGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA

GB.61 : 1,2 – Berdoa

BERHIKMAT DALAM HIDUP

1 Korintus 10 : 12 – 13
Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu….(ay.13)

Bacaan kita hari ini, berada dalam satu kesatuan cerita dari 1 Kor 8:1 – 11:1 yang berisi nasihat tentang bagaimana sikap orang Kristen terkait makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala. Dua pesan terakhir dalam 1 Kor 10 :12-13 adalah menutup bagian nasihat yang pertama diarahkan kepada orang yang percaya diri (golongan kuat) yang tidak mempedulikan nurani orang yang lemah (ay 12), dan yang lainnya diarahkan kepada orang yang kecil hati, yaitu mereka yang merasa kehidupan Kristen sedemikian berat sehingga mereka tidak tahan terhadap pencobaan yang ada (ay 13).

Paulus menegaskan pencobaan-pencobaan yang datang mencobai orang-orang percaya tidak akan melebihi kekuatan orang percaya, karena Allah setia yang ditunjukkan-Nya dengan tidak membiarkan orang-orang percaya dicobal melebihi kekuatannya. Kalau pun orang percaya ada dalam pencobaan, Allah akan memberikan jalan keluar atau orang percaya dapat menanggungnya.

Mengapa Tuhan membiarkan kita hidup dalam pencobaan? Pertama, Tuhan tidak membiarkan, Tuhan setia menyertai. Tuhan mengendalikan apa yang boleh mencobai kita, dan apa yang tidak. Ia siap memberi jalan keluar agar kita menang. Kedua, pencobaan dialami bukan saja umat Tuhan tetapi semua manusia di segala waktu dan tempat. Ada yang jatuh, ada yang menang. Meski jatuh, Tuhan menolong, memberi jalan keluar dan pemulihan (banyak contoh seperti : kisah Daud, Petrus, Paulus dan Barnabas). Yang menang seperti Yusuf, juga bukan karena sifatnya istimewa tetapi karena mengimani campur tangan dan kebaikan-Nya. Jadi, tak ada pilihan bagi kita, selain siap menghadapi pencobaan, dan kita percaya akan penyertaan, pertolongan dan pemurnian dari Tuhan asalkan kita tetap tabah dan setla.

GB.61: 3,4
Doa : (Ajar kami Tuhan untuk setia dalam menjalani hidup dalam perjuangan untuk beriman kepada-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *