MINGGU, 26 MEI 2019 – Renungan Pagi

62 Kali dibaca, Diterbitkan: 26 May 2019        


 

HARI MINGGU V SESUDAH PASKAH

KJ.376 : 1 – Berdoa

KESEJAHTERAAN DALAM KEPUTUSAN

Kisah Para Rasul 15:22 -29
Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami,…(ay.28)

Menjadi utusan dari suatu instansi, lembaga atau perseorangan tidak mudah. Kita harus mampu menguasai pesan penting yang akan disampaikan. Tidak hanya itu saja, dalam penyampaian pesan mungkin kita diperhadapkan pada berbagai macam tantangan.

Penolakan atas pesan yang disampaikan, kondisi menuju tempat dimana pesan tersebut akan disampaikan atau tantangan lainnya. Yudas yang biasa disebut Barsabas dan Silas diutus untuk mendampingi Paulus dan Barnabas berkunjung ke Antiokia oleh sidang di Yerusalem (ay.22). Tugas mereka adalah menenangkan jemaat yang mengalami keresahan akibat ajaran yang membuat umat mengalami kekacauan akibat ajaran yang disampaikan oleh pengajar-pengajar yang tidak benar. Mereka dengan lisan akan menyampaikan pesan yang tertulis hasil sidang di Yerusalem tersebut. Hasil yang telah diputuskan dengan kuasa Roh Kudus agar jemaat tidak disesatkan berkaitan dengan makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. Umat diharapkan untuk menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan bagi berhala tersebut (ay.27-29). Dampak dari penyampaian oleh Yudas dan Silas tersebut membuat jemaat bersukacita karena keputusan sidang atas persoalan yang dihadapi dapat menyelesaikan dan menguatkan umat (lih.ay.32).

Kesejahteraan tidak hanya dalam kecukupan materi saja. Hasil keputusan yang benar dan tepat merupakan bagian dari menghadirkan kesejahteraan. Dalam Kisah 15:22-29 jelas bahwa ada pergumulan-jemaat Antiokhia yang membuat kehidupan berjemaat resah. Hasil sidang yang diberkati Roh Kudus dan disampaikan dengan tulus membuat jemaat tenang. Mereka tidak lagi merasa resah. Keputusan yang disampaikan membuat umat menjadi sejahtera. “Sejahtera” untuk menjalankan kehidupan beriman. Oleh karena itu, satu hal penting adalah kita harus menjadi saluran berkat Allah melalui setiap keputusan atau pilihan kita. Semuanya itu jika dalam terang kuasa Roh Kudus pasti akan mendatangkan damai sejahtera.

KJ.376 : 4
Doa : (Kristus, pakailah diri kami menjadi saluran berkat-Mu bagi sesama dalam menghadirkan kesejahteraan umat-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *