MINGGU, 28 OKTOBER 2018 – Renungan Pagi

18 Kali dibaca, Diterbitkan: 28 October 2018        


 

KJ.283 : 1 – Berdoa

BAHAGIA KARENA BENAR DAN TAKUT MENINGGALKAN KEBENARAN

Matius 5:1-12
“Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga (ay. 10)

Bacaan kita hari ini mengambil sebagian dari pokok pengajaran Tuhan Yesus saat berkhotbah di bukit. Ayat 10 mengarahkan kita untuk berbahagia dalam mempertahankan kebenaran, tetapi mengapa harus bahagia? Kata bahagia ternyata sejajar dengan kata diberkatilah. Sedangkan kata kebenaran mengandung pengertian percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, Anak Allah yang hidup (Mat.16:13-20). Akan tetapi seseorang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus harus rendah hati memelihara kepercayaannya itu sebagai kebenaran yang dianugerahkan, bukan atas usahanya sendiri (Mat.16:17). Itulah bahagia sejati yang harus terus dijaga serta dirawat, jangan tergerus oleh kepentingan diri sendiri atau takut dianiaya dan menderita di dunia.

Ada banyak contoh dalam kehidupan sehari-hari di mana seseorang melepaskan imannya karena ingin meraih kebahagiaan duniawi. Melepaskan kebenaran Tuhan Yesus agar meraih sukses, naik pangkat, mendapat jabatan penting, mendapat pekerjaan, mendapat proyek, diterima oleh orang sekitar, mendapat jodoh, dll. Awalnya keputusan meninggalkan kebenaran Tuhan Yesus mendatangkan kebahagiaan. Namun, kondisi tersebut hanya berlangsung singkat, setelah waktu senang berlalu, ia akan mengalami kesusahan dan kehilangan bahagia.

Kita mengenal peribahasa “berani karena benar, takut karena salah,” yang berani seseorang berani berbuat karena yakin dirinya benar. Namun, pagi ini marilah belajar tentang “bahagia karena benar dan takut meninggalkan kebenaran,” oleh karena kita percaya kepada anugerah kebenaran Tuhan Yesus Kristus. Itulah kebahagiaan/berkat yang sesungguhnya. Kebahagiaan yang menyelamatkan, meskipun dunia membenci-Nya. Kebahagiaan tidak akan sirna meskipun dunia tidak mengenal-Nya. Pada akhirnya, peliharalah kebahagiaan yang sesungguhnya yaitu berkat percaya pada kebenaran dan takutlah untuk kehilangan kebenaran yang menyelamatkan dari Tuhan Yesus Kristus (bnd. Mat.16:24-25).

KJ.283 : 2,3
Doa : (Bapa di Sorga kami memohon kiranya Engkau mencurahkan Roh Kudus-Mu bagi kami agar dengan penuh sukacita memelihara kebenaran iman kepada Tuhan Yesus)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *