RABU, 10 OKTOBER 2018 – Renungan Malam

14 Kali dibaca, Diterbitkan: 10 October 2018        


 

KJ.402 : 1 – Berdoa

SUSAH HATI DAN MENYESAL TIADA GUNANYA

Kejadian 45 : 1 – 15
Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, Karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu. (ay.5)

Kesalahan atau kejahatan masa lalu yang kita lakukan kepada seseorang, ketika kita masih kuat, tidak banyak memengaruhi pikiran dan hati. Kita pasti merasa nyaman dan menjalani kehidupan secara normal. Apalagi orang yang kita jahati tidak ketahuan lagi keberadaannya, seolah hilang ditelan bumi. Namun, suasana berubah, ketika tahu bahwa orang tersebut kini berdiri di hadapan kita sebagai penguasa. Pikiran dan hati kita pasti kacau, salah tingkah dan gelisah karena takut terhadap tindakan atau hukuman yang akan diberikan selanjutnya.

Pikiran dan hati saudara-saudara Yusuf sontak kacau dan gelisah, penuh ketakutan ketika Yusuf memperkenalkan dirinya disertai tangisan keras. Mereka semua belum bisa terima bahwa penguasa Mesir yang telah memberi ujian, tetapi sekaligus menolong mereka adalah Yusuf. Oleh karena itu, mereka semua diam membisu dan gemetar, menanti hukuman apa yang akan dijatuhkan selanjutnya.

Pengampunan disertai rasa rindu yang tidak tertahankan untuk bersatu lagi sebagai saudara, membuat Yusuf menyuruh mereka semua mendekat. Ia menghibur dan menguatkan mereka. Melalui kejahatan mereka menjual Yusuf ke Mesir, tetapi Allah justeru mengangkat Yusuf sebagai penguasa untuk memelihara kehidupan ayahnya dan kaum keluarganya. Sambil menangis, Yusuf memeluk dan mencium Benyamin dan kakak-kakaknya. Ia menyuruh mereka pulang untuk menceritakan kepada ayahnya, agar Yakub dan seluruh kaum keluarganya segera pindah dan tinggal di Mesir bersamanya.

Sebelum beranjak tidur, ampunilah lebih dulu orang yang bersalah kepada kita. Lihat dan pahami kesalahannya dalam terang rencana Tuhan yang dapat merubah segala hal yang buruk menjadi berkat yang indah dalam hidup kita, sehingga kita pun menjadi saluran berkat Tuhan bagi semua orang.

KJ.402 : 2,3
Doa : (Tuhan, mampukan kami ampuni orang yang bersalah kepada kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *