Rabu, 11 April 2018 – Renungan Malam

43 Kali dibaca, Diterbitkan: 11 April 2018        


 

Minggu I Sesudah Paskah

Rabu, 11 April 2018
Renungan Malam

KARYA ROH KUDUS SEMPURNA

Yohanes 14 : 15 – 31
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu (ay. 26)

Tuhan Yesus dengan terbuka menjelaskan bagaimana masa depan murid-murid yang percaya dan mengasihi-Nya. Tidak hanya diberi jaminan pasti untuk menerima kehidupan yang kekal, tetapi juga pimpinan Allah dengan pertolongan Roh Kudus. Hidup para murid bersama Tuhan Yesus tidak lagi dalam kebimbangan dan ketakutan dalam mengatasi persoalan hidup. Para murid dihibur dan dikuatkan dengan kebenaran Firman Allah sebab Roh Kudus berkarya dalam hati, pikiran dan perbuatan mereka.
Karya Roh Kudus dapat dialami jika kita senantiasa terhu-bung dengan Tuhan Yesus. Kita mengandalkan nama Tuhan Yesus saat berhadapan dengan kuasa kegelapan dan berbagai filsafat kosong yang menyesatkan. Roh Kudus sebagai perwu-judan janji Allah untuk membantu umat Tuhan menghadapi godaan dan cobaan hidup dengan tetap berpegang pada kebe-naran firman Tuhan. Roh Kudus berkarya agar kita menerima firman Tuhan sebagai pelita dan terang yang menuntun pada jalan yang benar. Roh Kudus berkarya sehingga perkataan kita penuh dengan kata-kata berkat dan tidak lagi mengandung hujatan dan kutuk. Roh Kudus membantu kita selalu mengu-capkan kebaikan Tuhan yang tak terhitung banyaknya. Roh Kudus mengendalikan perilaku kita untuk tidak menjadi promotor kebencian dan konflik tetapi menjadi agen perdamaian yang memenangkan hati banyak orang bagi Allah.
Dalam waktu teduh bersama Roh Kudus, biarlah perkataan Tuhan Yesus direnungkan dalam-dalam. Kita membiarkan pi-kiran dan jiwa kita melekat pada janji Tuhan yang indah. Dalam keheningan bersama Roh Kudus, kita mengalami kuasa kasih Allah yang memperbaiki karakter buruk; melimpahkan sukacita dan ungkapan syukur; menyadarkan kita untuk berdamai tanpa syarat.


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *