Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

Rabu, 2 Mei 2018 – Renungan Pagi

 

Minggu IV Sesudah Paskah

Rabu, 2 Mei 2018
Renungan Pagi

MELALUI HIKMAT, TUHAN MENEBUS

Rut 4:7-12
“Beginilah kebiasaan dahulu di Israel dalam hal menebus dan menukar: …” (ayat 7)

Pernah membaca iklan penjualan barang (misalnya, sembako) yang berbungi: “tebus, Rp. 15,000,-“ Dua hal yang perlu diperhatikan: 1) istilah tebus digunakan untuk menjelaskan praktek membeli barang itu; dan 2) penebusan dilekatkan dengan uang. Terlepas dari cocok atau tudak penggunaan kata tebus disejajarkan dengan membeli dan dilekatkan dengan uang, perikop ini mengajak kita untuk melihat bahwa “dengan-dan-melalui hikmat, Tuhan menebus”.

Dua kata kunci untuk memahami hal itu: 1) istilah go’el dan 2) melepaskan kasut di ayat 7. Istilah go’el di ayat 4 meiliki arti next-of-kin, artinya: relatif terdekat dari Elimelekh. Tetapi praktek serah terima tanggung jawab dari seseorang terdekat dari Elimelekh, atau next-of-kin, di ayat 4 kepada Boas telah menggeser arti go’el sebagai next-of-kin menjadi go’el sebagai redeemer atau penebus (F. J. Taylor 1964:186). Memang, go’el di dalam kosa kata Ibrani memiliki dua arti. Lalu, perubahan arti berhubungan dengan kalimat “melepaskan kasut” di ayat 7. Tindakan melepas kasut adalah peristiwa kudus di dalam iman Yahudi karena berakar di Kejadian 3:5. Oleh karena itu, perubahan makna go’el dari next-of-kin ke redeemer memiliki makna kudus, yaitu: ada rencana Tuhan bagi Naomi, Rut dan Boas.

Rencana Tuhan atas Naomi dan Rut adalah suatu rancangan keselamatan. Lalu, rencana Tuhan atas Boas adalah Tuhan ingin Boas menjadi alat Tuhan yang menggenapi rancangan keselamatan itu. Jadi, perikop saat ini mengajak kita untuk melihat bahwa Tuhan menebus dengan-dan-melalui hikmat. Dengan-dan-melalui hikmat, Tuhan menyatakan kehadiran dan rencana-Nya, kita diajak untuk melihat pentingnya kata-kata penuh hikmat dan menjadi berhikmat. Itu berarti berkata benar, berpikir benar, dan bertindak benar adalah bagian dari menjadi alat Tuhan.


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya