RABU, 24 APRIL 2019 – Renungan Pagi

15 Kali dibaca, Diterbitkan: 24 April 2019        


 

MINGGU PASKAH

KJ. 282:1 – Berdoa

TIDAK PILIH-PILIH

Lukas 24:36-43
“Adakah padamu makanan disini?” (ay.41)

Para murid terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Hantu disini dipahami sebagai roh yang gentayangan, tidak punya daging dan tulang. Dan agar mereka yakin, Tuhan mempersilakan para murid untuk meraba tubuh-Nya.

Kebangkitan tubuh adalah salah satu nubuat tentang peristiwa yang akan terjadi pada akhir zaman, sebagaimana yang dimuat dalam Perjanjian Lama, diantaranya di kitab Daniel 12:2,13. Memang tidak semua kalangan di masyarakat Yahudi yang meyakini adanya kebangkitan tubuh, seperti kalangan Saduki misalnya. Namun kebangkitan Yesus menjadi bukti yang lebih dari cukup untuk mengetahui arti sesungguhnya dari nubuatan tersebut. Para murid merasa girang dan heran. Girang karena guru dan pemimpin mereka sudah bangkit. Heran karena masih sulit diterima oleh mereka bahwa kebangkitan itu sungguh terjadi.

Untuk mencairkan suasana, Tuhan meminta makanan dan makan di hadapan mereka. Meski tubuh yang dikenakan-Nya merupakan tubuh yang dimuliakan, namun Dia tetap menjaga keakraban dengan para murid. Dengan makanan, Tuhan menempatkan diri-Nya di dalam situasi kehidupan para murid. Meski berbeda, namun itu tidak menghalangi hubungan di antara mereka yang tetap terjalin dengan kuat dan hangat.

Tuhan tidak pilih-pilih orang untuk menyatakan kehadiran-Nya. Mau di atas mejanya ikan bakar, atau hanya nasi putih dengan garam, Tuhan akan hadir selama umat-Nya itu mau menerima. Demikian juga dengan kita sebagai pengikut Tuhan. Jangan sampai kita pilih-pilih orang dalam bergaul maupun dalam melayani. Apabila memang kita digerakkan oleh kebangkitan Kristus, maka semua di mata kita adalah sama. Pantas untuk menerima kehangatan cinta kasih Kristus yang membawa damai sejahtera.

KJ.282 : 4
Doa : (Ya Tuhan, peliharalah kasih-Mu dalam diri kami agar kami pun mampu mengasihi seperti yang Engkau teladankan kepada kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *