Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

RABU, 24 JULI 2019 – Renungan Pagi

 

MINGGU V SESUDAH PENTAKOSTA

PKJ. 201 : 1 – Berdoa

GERAKAN PENYIKSAAN DAN EKSEKUSI MATI

Kisah Para Rasul14: 1 – 7
“Maka mulailah… mereka menimbulkan suatu gerakan untuk menyiksa dan
melempari kedua rasul itu dengan batu.” (ay.4)

Gerakan Misi yang kita baca ini merupakan contoh kegigihan para Rasul menyampaikan Injil kepada semua orang. Mula-mula semua berjalan dengan damai. Orang Yahudi menghasut perempuan terkemuka yang takut akan Allah dan pembesar dikota Ikonium. Tujuan mereka agar terbit kebencian masyarakat terhadap Paulus dan Barnabas. Itulah latar belakang orang Yahudi yang menimbulkan bahaya terhadap keselamatan para rasul. Orang Kristen Yahudi menganggap bahwa orang bukan Yahudi hanya dapat diselamatkan apabila mereka menjalankan hukum taurat dan mengambil bagian dalam pelbagai ketetapan dan peraturannya. Meskipun terdapat pemisahan kelompok Kristiani dan Yahudi.

Tetapi para rasul dan penyaksi Kristus, para guru iman Kristiani tetap mengajar dengan berani karena mereka percaya kepada Tuhan Yesus. Dikaruniakan kepada mereka kuasa untuk mengadakan tanda dan mujizat. Akhirnya muncullah gerakan untuk menyiksa dan melempari kedua rasul dengan batu. Hal ini merupakan aksi yudisial yang masih sering berlaku sampai sekarang dengan ragamnya.

Legenda tentang Paulus dan Barnabas, juga disertai oleh ketetapan hati seorang perempuan kaya terkemuka, Thelka, yang kemudian menjadi Santa Thelka dalam Iman Orthodox. Thelka meminta untuk dibaptis. Hal ini membuat keduanya di bawa kepada penguasa Yahudi untuk diadili atas tuduhan yang diberikan oleh penentang mereka. Thelka dihukum bakar, Paulus dihukum kutuk karena dianggap menyebabkan banyak kesusahan di kota itu, demikian kata mereka. Thelka dibakar tetapi ia membuat tanda Salib dan tiba-tiba hujan yang ajaib menyelamatkannya. Ia mengikut Paulus dengan setia. Ia dihadapkan pada binatang buas. Binatang buas singa berubah menjadi seperti kucing manja kepada Thelka.

Pola penolakan terhadap pemberitaan Injil Kristus sangat membahayakan bahkan saat ini kebanyakan terulang kembali dengan kekerasannya. Perilaku damai, bersedia mendengar tanpa harus menghakimi apalagi melakukan tindak kekerasan adalah tantangan ber-Pancasila di NKRI sekaligus tantangan bagi kita sebagai orang percaya. Mari wujudkan perilaku damai untuk hadirnya kesejahteraan.

KJ.260
Doa : (Hentikan ya Tuhan, bahwa agama menjadi agen kekerasan dan pembunuhan)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya