RABU, 25 JULI 2018 – Renungan Malam

46 Kali dibaca, Diterbitkan: 25 July 2018        


 

RABU, 25 JULI 2018
Renungan Malam

GB. 61:1 – Berdoa

HIDUP INI ADALAH KESEMPATAN

Efesus 5:15-21
Sabab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan (ay.17)

Hidup ini adalah kesempatan, hidup ini untuk melayani Tuhan, jangan sia-siakan waktu yang Tuhan beri, hidup ini hanya sementara….” sebuah penggalan dari lirik lagu rohani yang cukup popular di akhir tahun 2017. Awal mendengar lagu ini, ketika seorang anak Pelkat PA meminta saya untuk mengiringi pujian ini dengan menggunakan gitar dalam ibadah minggu. Pertama mendengar kata demi kata lirik ini memang sangat sederhana tetapi mengandung makna yang sangat mendalam. Marilah kita bersikap jujur atas setiap perkara dalam hidup ini, ay.15 dikatakan “Karena itu, perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup,” perhatikan dengan seksama bagaimana kehidupan kita saat ini.

Apakah kehidupan yang Tuhan beri saat ini sudah kita gunakan bagi kemuliaan-Nya, atau kita terjebak pada kebodohan manusia dunia yang melupakan bahwa hidup ini adalah anugerah yang Tuhan berikan. Ingatlah bahwa hari-hari yang kita lewati penuh dengan kegelapan, penuh dengan kejahatan, sehingga janganlah kita menjadi
serupa dengan dunia ini. Lalu apa yang bisa kita lakukan agar tidak jatuh seperti orang-orang bebal? Ay. 17 ” …… .. usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan”. Untuk belajar mengerti kehendak Tuhan tentu yang harus kita lakukan adalah hidup dekat, akrab, dan bergaul dengan Tuhan. Dengan keintiman hubungan pribadi maupun persekutuan dengan Tuhan maka setidaknya kita akan memahami mana yang menjadi kehendak Tuhan dan mana yang mendukakan hati Tuhan.
Keterdekatan Paulus kepada Tuhan, sehingga Paulus merefleksikan bahwa hidup yang dikehendaki Tuhan itu adalah hidup yang dipenuhi Roh, perkataan yang keluar dari mulut seperti pujian Mazmur, suka memuji Tuhan dalam pujian dan nyanyian rohani, bersorak bagi Tuhan dengan sagenap hati, selalu mengucap syukur ataa segala sesuatu daiam nama Tuhan, dan merendahkan diri dengan sikap takut akan Tuhan. Bagaimana hubungan kita dengan Tuhan, apakah kita juga sudah mandapatkan sebuah refleksi iman tentang kehidupan ini?

GB 61 : 3,4
Doa : (Mampukan kami untuk hidup didalam Roh dengan sikap takut akan Tuhan)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *