RABU, 29 AGUSTUS 2018 – Renungan Pagi

57 Kali dibaca, Diterbitkan: 29 August 2018        


 

RABU, 29 AGUSTUS 2018
Renungan Pagi

GB.107 : 1,2 – Berdoa

HIDUP DALAM TUNTUNAN ROH KUDUS

Galatia 5: 16 – 26
Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging (ay. 16)

Ada sebuah nyanyian yang syairnya berkata begini….”Berliku-liku kehidupan ini, jalan mana yang harus ku lalui?” Dalam kehidupan ini kita diperhadapkan dengan berbagai pilihan, ada yang baik ada yang buruk, ada yang membangun tetapi jika salah pilih maka kita akan hancur. Pada umumnya semua orang ingin yang baik, yang menguntungkan tetapi seringkali jalan yang ditempuhnya salah, terlebih lagi ketika orang tersebut tidak mau tahu dengan keberadaan sekelilingnya….yang penting menguntungkan dirinya sendiri, yang lain emang gue pikirin. Sebagai pribadi kita harus membuat pilihan yang benar, bukan atas dasar keinginan diri tetapi atas dasar keinginan Tuhan. Pilihan tersebut bukan nanya menguntungkan diri kita/keluarga kita tetapi juga bermanfaat dan berhasil guna bagi sekeliling.

Di era modern ini, masih adakah yang mau hidup untuk sekeliling? Persaingan hidup terus mendasak kita, siapa cepat dia dapat dan seringkali dilakukan dengan cara yang tidak tepat dan dilakukan dengan alasan kebutuhan hidup yang meningkat dan butuh perjuangan. Tuhan tahu bahwa manusia punya banyak kelemahan dan keterbatasan, karena itu Ia memberikan Roh-Nya supaya kita yang lemah dan terbatas ini dituntun oleh Roh-Nya yang kudus. Dasar inilah yang mendorong Paulus untuk mengingatkan jemaat di Galatia juga semua pembaca surat ini, untuk hidup dibawah tuntunan Roh Allah bukan keinginan diri sendiri (keinginan daging) yang berbuahkan dosa (ay.16). Sebab keinginan daging bertentangan dengan keinginan R0h dan  keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging (ay.17a).

Kita ini adalah orang benar, orang telah dimerdekakan rnelalui pengorbanan Kristus… memang betul. Akan tetapi sebagai orang yang telah dibenarkan dan dimerdekakan kita dituntut untuk tidak menyalah gunakan kemerdekaan dan pembenaran hidup yang telah Dia anugerahkan bagi kita. Oleh karenanya firman-Nya rnengingatkan untuk hidup dalam tuntunan Roh, bukan oleh keinginan daging karena hidup dalam kedagingan kita akan dikuasai oleh nafsu yang berorientasi pada kepentingan diri sendiri. Hiduplah oleh Roh karena hidup dalam tuntunan Roh adalah hidup yang mengarahkan diri kita untuk memuliakan nama-Nya bukan memegahkan diri sendiri.

GB.107 : 3
Doa : ( Tuntun kami untuk memahami makna kasih dan penyertaan-Mu, agar kami tidak hidup dalam keinginan diri tetapi mau hidup dalam tuntunan Roh-Mu yang Kudus)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *