Rabu 29 Juli 2020 – Renungan Pagi

21 Kali dibaca, Diterbitkan: 28 July 2020        


Minggu VII Sesudah Pentakosta

♪ KJ. 362 : 1 – Berdoa

Pembagian Tanah Pusaka

Yosua 14: 1-5

Di bawah kepemimpian Yosua, umat Israel berhasil menduduki sebagian besar tanah Kanaan, tanah yang dijanjikan Allah kepada Abraham dan keturunannya. Tuhan memandatkan Yosua untuk membagi-bagikan tanah itu dengan cara diundi. Praktik membuang undi adalah cara yang lazim dipergunakan pada saat itu untuk mengetahui kehendak Tuhan.

Di hadapan Yosua, imam Eleazar dan kepala kaum keluarga Israel, dibuanglah undi untuk menentukan bagian dan batas tanah kepunyaan sembilan setengah suku. Untuk dua setengah suku (suku Ruben, Gad dan setengah Manasye) telah diberikan oleh Musa terlebih dahulu di wilayah seberang sungai Yordan. Suku yang besar akan mendapat bagian pusaka yang lebih besar daripada suku-suku kecil.

Suku Lewi dikhususkan untuk menjadi pelayan Tuhan. Kehidupan mereka ditopang mereka ditopang oleh suku-suku Israel lain. Mereka tinggal diantara saudara sebangsanya untuk menjalankan tugas melayankan peribadahan bagi Tuhan.

Riwayat pembagian tanah pusaka menyatakan bahwa kehidupan umat kepunyaan Allah haruslah saling berbagi, menghargai, menopang dan melindungi satu sama lain. Pembagian pusaka itu dilakukan di hadapan Tuhan agar umat tahu bahwa keadilan itu penting di mata Allah. Tiap suku atau kaum keluarga patut mendapat bagian yang seharusnya diterima agar kehidupannya tercukupi sejahtera adanya. Sikap hidup yang dilakukan umat Israel mencerminkan perbuatan Tuhan Allah yang selalu memberi, mengasihi, memelihara dan menopang kebutuhan hidup umat kepunyaan-Nya.

Riwayat pembagian tanah pusaka di atas, masih lazim dijumpai dalam masyarakat Indonesia. Orang tua mewariskan sejumlah tanah atau aset kepada anak-anaknya. Perseteruan akan muncul jika tidak ada sikap saling menghargai dan mengasihi. Sebaliknya, rasa bahagia diperoleh apabila tiap orang berlaku adil merata dan rela mendahului kepentingan sesama. Amin.

♪ KJ. 362 : 3

Doa : (Ya Tuhan, Engkaulah pusaka kami yang abadi. Jadikan kami orang yang mencintai keadilan dan kasih. Amin.)

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *