RABU, 8 MEI 2019 – Renungan Pagi

67 Kali dibaca, Diterbitkan: 8 May 2019        


 

MINGGU II SESUDAH PASKAH

GB.214:1,2 – Berdoa

APAPUN MASALAHNYA, ANDALKAN TUHAN

1 Raja-Raja 4:21-28
sehingga orang Yehuda dan orang Israel diam dengan tenteram, masing-masing di bawah pohon anggur dan pohon aranya, dari Dan sampai Bersyeba seumur hidup Salomo. (ay.25)

Salomo menerima jaminan berkat atas kesetiaannya bergantung pada pertolongan Tuhan. Kerajaan Israel mengalami masa kejayaan dengan keamanan dan kemakmuran yang dinikmati semua rakyat. Tidak mudah mencukupkan kebutuhan orang Israel yang dikatakan jumlahnya “seperti pasir di tepi laut” (4:20). Kebutuhan jasmani yang terpenuhi membawa stabilitas kekuasaan dalam jangka panjang dan dukungan keuangan yang memadai.

Allah yang memberikan hikmat bagi Salomo sehingga kepemimpinannya memberi rasa aman dan tenteram bagi seluruh rakyat. Kesejahteraan lahir batin dinikmati saat kerja mendatangkan hasil memuaskan bagi seisi keluarga. Pemerintahan yang adil dan jujur, menciptakan tatanan masyarakat yang produktif dengan tingkat kepercayaan tinggi. Dukungan luas dan pengakuan dunia luar memperlihatkan bagaimana kasih Tuhan bagi Salomo. Kuasa Allah yang memberkati banyak orang melalui Salomo yang rendah hati dan mengerti sumber utama kepemimpinan yang berhasil. Salomo tidak berangkat dari kemampuan akal budi atau nama besar Daud. Salomo sepenuhnya mengandalkan hikmat Tuhan sehingga mampu memberi kesejahteraan bagi rakyat yang dipimpinnya.

Ajaran untuk mengandalkan hikmat Tuhan merupakan kebenaran rohani yang tak terbantahkan. Kita diingatkan bahwa keberhasilan untuk menjamin masa depan keluarga kita letaknya hanya dalam campur tangan Tuhan yang memungkinkan semua harapan dan impian kita terjadi. Kerja keras, sudah jelas. Tidak mungkin keberhasilan tercipta jika kita malas. Mustahil datang berkat Tuhan, jika hanya bertopang dagu dan tidak mau bekerja. Keberhasilan hidup sepenuhnya berasal dari Allah yang memberkati usaha dan kerja kita sehingga kita hidup bukan mengejar kekayaan tetapi mempermuliakan Allah. Sungguhkah kerja kita hari ini mempermuliakan Allah? Jika “ya” maka kita hidup dalam hikmat Tuhan yang sempurna.

GB.214 : 3
Doa : (Berilah hikmat sorgawi agar kami bekerja dengan hikmat Tuhan dan bukan dengan kehebatan sendiri. Jadikan kami sebagai pemimpin bijak yang memberi rasa aman dan sejahtera bagi orang di sekitar kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *