Sabtu, 12 Mei 2018 – Renungan Malam

82 Kali dibaca, Diterbitkan: 12 May 2018        


 

Minggu V Sesudah Paskah

Sabtu, 12 Mei 2018
Renungan Malam

TUHAN BERMINAT DAN TUHAN BERKENAN

Bilangan 6:24-26
“…Tuhan menghadapkn wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera” (ayat 26)

Menghadapkan wajah adalah posisi yang menunjukkan bahwa seseorang itu berminat penuh untuk menjalin hubungan dengan orang di hadapannya. Di dalam berkat Imam yang diperintahkan Tuhan, makna ini nampak jelas. Berkat yang disampaikan itu mengandung kepedulian, kesediaan dan kerinduan Allah yang sungguh-sungguh untuk memberikan berkat, perlindungan, kasih karunia dan damai sejahtera kepada umat-Nya.

Masalahnya (kalau bisa dibilang sebagai masalah) minat penuh Tuhan ini harus dibarengi dengan kesediaan umat itu untuk dipandang dan disinari wajah Tuhan. Artinya, umat harus mau hidup dalam bimbingan Tuhan, diarahkan dan dituntun dalam berpikir dan bersikap sesuai dengan peraturan dan hukum Tuhan. Oleh karena berkat damai sejahtera itu dari Allah, maka setiap orang yang ingin menerimanya harus bersedia hidup dengan cara Tuhan dalam hubungan yang karib dengan Tuhan. Itu sulit sekali bagi manusia karena manusia suka hidup di luar Allah dan tidak suka kepada hukum dan ketetapan Tuhan. Manusia enggan hidup di dalam terang wajah Tuhan yang tentu saja mengganggu kesenangan duniawinya. Kesehatan, ketenangan, keamanan, kedamaian, kepuasan, kebahagiaan, persahabatan, kekayaan, umur panjang, kehormatan dan kemuliaan menuntut dari manusia kesucian, kejujuran, kemurahan hati, kedisiplinan, kasih kepada sesama, kesediaan berkorban bagi orang lain dan mengutamakan Tuhan di atas segalanya.

Semuanya itu jelas tidak disukai manusia. Akan tetapi inilah pilihannya: hidup dalam terang Tuhan dan menikmati berkat damai sejahtera-Nya atau hidup dalam kesenangan duniawi dengan kegelapan dan hidup sia-sia. Ingatlah hanya pada Tuhan ada kehidupan dan berkat damai sejahtera. Ingat juga bahwa Tuhan berkenan memberikan semua itu bagi kita, yang percaya dan mengasihi Allah dan firman-Nya.


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *