Sabtu, 12 Mei 2018 – Renungan Pagi

53 Kali dibaca, Diterbitkan: 12 May 2018        


 

Minggu V Sesudah Paskah

Sabtu, 12 Mei 2018
Renungan Pagi

JANGAN MENYESATKAN

Maleakhi 2:5-6
“Pengajaran yang benar ada dalam mulutnya…..”. (ayat 6)

Sewaktu menjadi mahasiswa di kampus “Gumul dan Juang”, seorang dosen ilmu jiwa mengatakan kepada kami, “Kalau salah memberi obat, dampaknya adalah kematian tubuh dan masalah selesai bagi orang itu, tapi kalau salah memberi nasihat, dampaknya adalah kerusakan rohani dan itu berlangsung seumur hidup.” Perkataan ini sebenarnya adalah peringatan bagi setiap orang yang memiliki tugas membimbing rohani seseorang untuk berhati-hati dalam memberi nasihat. Nasihatnya itu harus tepat dan benar, tidak boleh menurut penafsiran sendiri apalagi demi kepentingan diri sendiri.

Lewi dan keturunannya dikhususkan Tuhan untuk menjadi pelayan-Nya. Tugasnya adalah berpegang pada firman Tuhan, mengajarkan semua peraturan dan hukum Tuhan kepada bangsa Israel, menaruh ukupan wangi-wangian di depan Tuhan dan korban yang terbakar seluruhnya di atas mezbah Tuhan (Ul 33 : 8 – 11). Jelaslah bahwa Lewi dan keturunannya memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pembentukan rohani bangsa Israel. Untuk tugas ini kaum Lewi ini ditopang Tuhan dengan kekuatan dan hidup sejahtera sekalipun mereka tidak mendapat bagian tanah sebagai milik pusakanya. Tuntutannya adalah hidup takut dan gentar terhadap Tuhan serta tidak menyimpang dari kebenaran Firman Tuhan. Oleh karena itu Tuhan sangat marah dan memberikan hukuman yang sangat berat kepada Imam (kaum Lewi) yang salah memberi bimbingan rohani dan mengajar hal-hal menyimpang dari peraturan dan hukum Tuhan.

Kita juga bertanggungjawab dalam pembinaan rohani bagi saudara, teman, keluarga dan musuh agar mereka hidup damai sejahtera dan kita semua bahagia. Kita harus mengajarkan kebenaran bersama mereka. Oleh karena itu belajarlah Firman Allah dan jadikan sebagai sumber pengajaran yang benar satu-satunya bagi kita dan bagi semua orang.


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *