SABTU, 17 AGUSTUS 2019 – Renungan Pagi

12 Kali dibaca, Diterbitkan: 17 August 2019        


 

MINGGU IX SESUDAH PENTAKOSTA
HUT KE-74 dan Ibadah Syukur R.I

GB.245 : 1,2 – Berdoa

HIDUP SEBAGAI ORANG MERDEKA

1 Petrus 2:11-17
“Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu…” (ay.16)

Setiap tanggal 17 Agustus, seluruh rakyat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamasikan sejak tahun 1945. Pada hari itu, sebagai warga negera Indonesia, kita juga ikut mengingat-rayakan detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera merah putih serta meiaksanakan ibadah/perayaan syukur. Kita patut bersyukur karena memahami bahwa kemerdekaan Indonesia adalah anugerah dan rahmat Tuhan bagi bangsa dan negara kita. Pertanyaannya, Apakah kita merasakan telah sungguh-sungguh merdeka di alam kemerdekaan negara dan bangsa kita? Jujur bahwa sebagai warga gereja, kita sering merasa belum merdeka secara penuh. Hak kita terkadang dibatasi. Sementara sesama warga bangsa Iainnya mengalami kemerdekaan penuh, bahkan cenderung kebablasan; bertindak anarkhis dan menindas sesama warga bangsa Iainnya. Bagaimana kita menyikapi kondisi ini?

Menghadapi situasi tersebut, kita mungkin jumawa dan ingin melawan ketika diperlakukan tidak adil. Tetapi Petrus menasihatkan kita :

  1. Agar tidak hidup menurut keinginan daging.
  2. Memiliki cara hidup yang baik di tengah masyarakat yang suka memfitnah dan cenderung menekan dan berlaku tidak adil terhadap kita.
  3. Tunduk karena Aliah dan selalu berbuat kepada para penguasa yang tertinggi maupun terendah agar kita dihormati.
  4. Hidup sebagai orang merdeka dan mempergunakan kemderkaan secara bertanggung-jawab. Tidak menyalah-gunakan kemerdekaan untuk melakukan kejahatan. Sebaliknya, bebas melakukan kebaikan dan kebenaran sebagai hamba Allah.
  5. Menghormati semua orang, mengasihi saudara-saudara, takut akan AIIah dan hormati raja.

Demikianiah citra diri dan hidup kita sebagai orang merdeka. Mari isi 74 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia dengan hal-hal yang baik, benar dan berguna serta berkenan di mata Allah.

GB. 245 : 3,4
Doa : (Tuhan Yesus tolong kami untuk hidup sebagai orang merdeka dan berperan aktif mengisi keberdekaan dengan hal-hal baik dan bermanfaat)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *