Sabtu 17 Oktober 2020 – Renungan Pagi

9 Kali dibaca, Diterbitkan: 16 October 2020        


MINGGU XIX SES. PENTAKOSTA

KJ.58 : 1,2 – Berdoa

Hosea 14 : 9

Tuhan Itu Kasih Adanya

Dalam ayat ini Tuhan menyapa umat Israel. la berkata: “Hai Efraim, apakah yang harus Aku lakukan dengan berhala-berhala?” (ay.9a; terjemahan Alkitab Bahasa Inggris versi RSV). Di balik pertanyaan itu terkandung sindiran dari Tuhan atas kenyataan bahwa umat Israel yang adalah “anak”-Nya sendiri bisa tergoda kepada dewa Baal, Ialu meninggalkan Dia begitu saja. Mengapa hal itu bisa terjadi? Hal itu sulit dinalar, bukan?

Tuhan menegaskan bahwa Dia-lah yang menjawab (doa-doa maupun permohonan) dan yang memperhatikan (segala keadaan juga kebutuhan) umat Israel (ay.9b), bukan Baal ataupun berhala-berhala lainnya. Demi kesejahteraan Israel, umat-Nya, Tuhan menjadi seperti pohon sanobar (lambang kesuburan) yang menghijau, agar dari umat memperoleh buah-buah (ay.9c). Buah-buah hasil kesuburan itu bukan berasal dari Baal, melainkan Tuhan, Bapa mereka, Allah Abraham, Ishak, dan Yakub.

Kita, umat Kristen warga GPIB, percaya bahwa hanya Tuhan Allah yang disembah di dalam dan melalui Yesus Kristus, sebagai satu-satunya sumber berkat. Dia-lah Allah yang maha kuasa, maha kasih, dan maha tahu. Dia mendengar doa-doa kita. Dia tahu keadaan dan kebutuhan kita. Dia sanggup memberikan segala sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini. Namun demikian, kita sering meninggalkan Dia, berlaku tidak setia kepada-Nya. Kita tidak melakukan kehendak-Nya. Kita tidak hidup sebagaimana seharusnya dalam kedudukan selaku anak yang dikasihi-Nya. Pesan kitab nabi Hosea kepada kita ialah Tuhan itu kasih dan setia adanya. Jadi hendaklah kita juga tetap setia kepada-Nya dan mengasihi-Nya baik dalam suka maupun duka. Dia-lah satu-satunya yang memperhatikan, memberkati dan menopang, menuntun, serta melindungi kita. Berbagialah setiap orang yang setia, berharap, dan berlindung kepada-Nya.

KJ.58 : 4
Doa : (Syukur kami Tuhan Yesus, karena Engkau sungguh mengasihi dan memperhatikan umat-Mu. Mohon bimbinglah kami agar tetap setia kepada-Mu)

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *