Sabtu, 18 November 2017 – Renungan Pagi

182 Kali dibaca, Diterbitkan: 18 November 2017        


MINGGU XXIII SES. PENTAKOSTA
SABTU, 18 NOVEMBER 2017
Renungan Pagi
GB.69 : 1-Berdqa
SIKAP YANG KONSISTEN

Ezra 6:1-5
Dan juga perlengkapan emas dan perak rumah Allah yang diambil oleh Nebukadnezar dari bait suci yang di Yerusalem dan dibawa ke Babel itu haruslah dikembalikan, …. .. (ay.5)

Perikop ini merupalkan realisasi dari permintaan bupati Tatnai kepada raja Darius agar dilakukan penyelidikan kembau di dalam gedung perbendaraham di Babel apakah pernah raja Koresh memerintahkan supaya oramg Israel kembali ke Yerusalem dan membangun kembali Bait Suci dan tembok-tembok Yerusalem ? Apakah ada perintah dari raja Koresh agar perlengkapan emas dan perak rumah Allah yang dirampas harus dikembalikan dan ditempatkan ke tempatnya semula? Terrnyata dokumen tentang perintah raja Koresh itu tersimpan rapi dalarn gedung perbendaharaan di Babel.

Atas kenyataan itu raja Darius memerintahkan bupati Tatnai agar mematuhi perintahnya dan mengembalikan semua apa yang pernah diambil dari Bait Suci di Yerusalem. Sikap yang konsisten ditunjukkan oleh raja Darius terhacllap keputusan raja sebelumnya. Raja Darius tidak menggunakan keakuasaannya untuk membatalkan keputusan dari raja Koresh seperti yang dilakukan oleh raja Artahsasta.
Hal ini harus menjaldi catatan penting bagi kita GPIB yang pada setiap 5 tahun terjadi pemilihan penatua dan diaken. Maksudnya bahwa apa yang telah dilakukan oleh pendahulu itu jangan diabaikan. Jika sesuatu yang telah dilakukan dulu dipandang baik untuk pelayanan dan kesakssian di tengah-tengah persekutuan, harus dilanjutkan demi kesinambungan pelayanan itu,

Dari perikop ini kita diingatkan akan beberapa hal :
a) Semangat untuk tetap konsisten;
b) Kejujuran mengakui apa yang telah dilakukan oleh pendahulu kita;
c) Kiranya para pelayan secara administratif dapat memelih ara dokumen-dokumen gerejawi demi pelayanan kita terhadap walrga jemaat yang membutuhkan.

Sikap iri hati dan kelbencian seperti Tatnai, harus dijauhi dari persekutuan demi pelayarnan dan tugas panggilan di tengah jemaat. Marilah kita bersama belajar memiliki sikap yang konsisten dan berkesinambungan dalaam pelayanan yang dipercayakan.

GB.69: 2
Doa : (Tuhan. berilah kami sikap yang konsisten untuk melaksanakan amanat-Mu agar Engkaw diimuliakan di tengah-tengah persekutuan kami dan disaksikan kepada dunia sekitar kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *