Sabtu, 20 Januari 2018 – Renungan Malam

153 Kali dibaca, Diterbitkan: 18 January 2018        


 

Minggu II Sesudah Epifania

Sabtu, 20 Januari 2018
Renungan Malam

TUHANLAH PENOLONGKU

Yohanes 9:8-11
“Jawabnya: “Orang yang disebut Yesus itu mengaduk tanah, mengoleskannya pada mataku dan berkata kepadaku: “Pergilah ke Siloam dan basuhlah dirimu…” (ay.11)

Setiap tindakan Tuhan akan sangat berdampak besar bagi kehidupan manusia dan dunia, sekalipun apa yang Tuhan buat sesungguhnya sangat sederhana supaya dapat dimengerti oleh manusia. Jika kita hidup di dalam Tuhan maka kita akan selalu melihat hidup kita dipenuhi dengan kebesaran Tuhan. Pekerjaan Tuhan dapat membuat seseorang mengalami kuasa yang berdampak pada kehidupannya. Apa yang Tuhan buat bukan demikian saja berlangsung dalam kehidupan seseorang, tetapi tentu ada maksud Tuhan bagi orang yang mengalaminya dan bagi orang yang melihatnya. Kehendak Tuhan adalah supaya setiap orang yang mengalami kuasaNya dipakai-Nya untuk menyatakan maksud pekerjaan-Nya bagi semua orang. Orang yang mengalami kuasa Tuhan akan mengalami perubahan di dalam kehidupannya, hidupnya tertolong. Hidup yang sudah dipulihkan harus berdampak bagi dirinya dan orang lain. Maka ia harus menyaksikan kebesaran Tuhan yang sudah ia alami sehingga setiap orang akan juga mengalami kuasa Tuhan dan mengalami pertolongan Tuhan.

Pertolongan yang Tuhan berikan bagi orang yang buta sejak lahir, membuat ia mengalami hidup baru yang berarti. Ia dapat hidup normal di tengah-tengah masyarakat. Ia dapat beraktivitas dan menjalankan kehidupannya ke depan. Apa yang dialami oleh orang yang sudah disembuhkan Tuhan membuat banyak orang yang melihatnya takjub dan menjadi heran. Mereka berpikir orang yang disembuhkan itu bukan orang buta yang biasanya mereka lihat. Tetapi orang yang disembuhkan itu menunjukkan bahwa dialah orang yang buta yang selama ini mereka kenal tetapi sekarang dapat melihat. Keajaiban ini menimbulkan pertanyaan besar. Siapa yang dapat melakukannya? Kesaksian orang itu, “Orang yang disebut Yesus itu…” orang itu bersaksi tentang Tuhan yang telah bertindak dan berbuat, tentang pertolongan Tuhan. Jika Tuhan bertindak maka semua terjadi untuk kebaikan yang dikasihi-Nya.


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *