SABTU, 26 JANUARI 2019 – Renungan Pagi

45 Kali dibaca, Diterbitkan: 26 January 2019        


 

MINGGU II SESUDAH EPIFANIA

KJ. 439:1,2 – Berdoa

JAUHKANLAH IRI HATI

Daniel 6:1-12
Maka berkatalah orang-orang itu: “Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya!” (ay-6).

Ada sebuah peribahasa lama dan sangat terkenal, peribahasa yang menyatakan bahwa “rumput di rumah tetangga lebih hijau daripada rumput di rumah sendiri. Peribahasa ini mengungkapkan suatu kenyataan bahwa manusia suka menilai seperti ini yang dimiliki orang lain lebih baik dari pada dipunyai dirinya sendiri. Keadaan ini sering menimbulkan iri hati dan persaingan tidak sehat. Hal seperti itu kita temukan dalam Daniel 6:1-12.

Ketika Darius, Raja orang Media itu mengetahui kemampuan Daniel yang luar biasa, maka ia ingin menempatkan Daniel sebagai salah seorang dari tiga pejabat tinggi yang akan mengawasi kerja para wakil raja di seluruh wilayah kerajaan. Daniel ditugaskan untuk mengamankan kekayaan raja, sehingga raja tidak dirugikan. Namun, ada sejumlah orang dalam Kerajaan Darius yang tidak senang dengan rencana raja tersebut, karena mereka iri terhadap Daniel atas jabatan yang dipercayakan raja kepadanya. Iri hati kepada Daniel membuat mereka merancangkan suatu perbuatan jahat kepadanya yaitu dengan berupaya mencari kelemahannya untuk menjatuhkannya.

Perasaan iri hati sering muncul dalam hati manusia. Perasaan itu muncul, karena kita tidak memiliki kemampuan seperti yang dimiliki oleh orang lain. Muncullah istilah iri tanda tak mampu. Namun demikian, ada yang menanggapinya secara positif, tetapi juga ada yang negatif. Secara positif berarti iri hati itu dipakai sebagai energi untuk membangun diri menjadi lebih baik. Sebaliknya, secara negatif itu terjadi bila iri hati dipakai sebagai energi untuk mengalahkan dan menghancurkan orang lain.

Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan pakailah rasa iri hati sebagai sumber energi positif untuk berkarya di tengah-tengah dunia ini. Ingatlah, setiap kita diberikan Tuhan karunia-karunia yang berbeda agar dapat saling bekerja sama menghasilkan karya-karya terbaik bagi kehidupan kita bersama di dalam dunia ini.

KJ.439 : 3,4
Doa : (Tuhan tolonglah kami agar dapat menjadikan iri hati sebagai energi positif dalam berkarya)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *