Sabtu, 26 Mei 2018 – Renungan Pagi

76 Kali dibaca, Diterbitkan: 26 May 2018        


Sabtu, 26 Mei 2018
Renungan Pagi

KJ: 424: 1 – berdoa

MENJADI ORANG YANG DlPERCAYA

Nehemia 7 : 1 – 3
“….. karena dia seorang yang dapat dipercaya dan yang takut akan Allah” (ayat 2)

Ketika hendak membahas topik tentang kepercayaan, tanpa sengaja langsung terbesit di benak saya sebuah balon gas anak-anak yang biasa dijual dengan tali plastik sebagai pengikatnya. Mengapa demikian? Bagi saya balon adalah sesuatu yang tidak terlalu sulit untuk diperoleh. Saat balon tersebut berada di tangan kita, ia harus dipegang baik-baik dan jangan sampai terlepas. Apabila sempat terlepas, maka balon itu tidak akan pernah kembali kepada kita, karena ia akan terbang jauh ke atas. Demikian juga dengan kepercayaan, ia harus dijaga baik-baik saat diserahkan kepada kita. Apabila kita lalai menjaganya, maka ia akan pergi jauh meninggalkan kita.

Satu hal yang juga menjadi pergumulan berat Nehemia setelah ia dan bangsanya selesai melakukan kegiatan pembangunan Israel adalah, siapa yang akan merawatnya dan tentunya ia harus memilih orang yang tepat untuk hal tersebut. la mempercayakan pengawasan itu kepada Hanani dan Hananya yang dikenal sebagai orang yang dapat dipercaya serta takut akan Tuhan. Sepertinya kepercayaan dan takut akan Tuhan itu yang menjadi syarat utama bagi Nehemia.

Kepercayaan adalah suatu hal yang mutlak harus benar-benar dijaga. Orang yang dapat dipercaya berarti memiliki integritas, yaitu adanya kesatuan antara kata dan perbuatan. Melalui perenungan kali ini, kita disapa dan diajar untuk dapat menjaga setiap kepercayaan yang dimandatkan kepada kita. Saat kita dapat dipercaya pada hal yang kecil, tentu hal yang lebih besar lagi akan mengikuti. Kepercayaan itu anugerah dalam kehidupan kita, dia hanya dapat menjadi bagian kita saat kita hidup di dalamnya Terlebih la telah mempercayakan karya keselamatan kekal kepada kita. Jagalah hal itu selagi kita masih hidup.

KJ: 424: 2,3
Doa: (Ya Tuhan, ajari kami untuk dapat menjaga setiap kepercayaan yang diberikan kepada kami, agar didalamnya kami memuliakan nama-Mu)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *