SABTU, 27 OKTOBER 2018 – Renungan Malam

14 Kali dibaca, Diterbitkan: 27 October 2018        


 

KJ.367 2 4,5 – Berdoa

DISAYANG ALLAH

Maleakhi 3:13-18
“Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.” (ay.17)

Apakah Allah menyenangi kesetiaan dan ketekunan kita beribadah? Apakah Allah menyukai segala yang kita persembahkan dalam ibadah kepada-Nya? Pasti Allah senang! Tetapi yang lebih menyenangkan hati Allah adalah ibadah kepada-Nya dengan sungguh menjiwai dan mempengaruhi seluruh hidup kita, sehingga hidup ibadah yang benar menjadikan kita hidup dan kebenaran, kesetiaan dan bukan kemunafikan!

Firman TUHAN melalui Maleakhi menegaskan kepada umat juga kepada kita bahwa Allah menghendaki kita beribadah kepada-Nya dengan benar; dan ibadah kepada-Nya dengan benar mengubah serta memperbaharui hidup kita. Sehingga hidup kita tidak menjadi hidup yang munafik! Yang kita katakan, pikirkan serta lakukan menjadi satu keutuhan dan dilandasi dengan kebenaran Allah. Mau hidup sesuai dengan firman TUHAN, serta firman TUHAN mengubah serta memperbaharui hidup sehari-hari dari umat Allah. Dan kita menjadi kesayangan-Nya.

Empat hari lagi, kita akan tiba pada satu momen penting dalam kehidupan kita bergereja, ber-GPIB, yaitu GPIB memasuki usia persekutuan, pelayanan dan kesaksian di tahun yang ke 70; bukankah GPIB merasakan kasih sayang TUHAN dalam perjalanan sepanjang 70 tahun itu? Oleh karenanya, saat ini, mari kita bersehati mengungkap syukur untuk karya kasih TUHAN bagi GPIB seraya memohon penyertaan dan tuntunan Allah untuk perjalanan kedepan, agar kita semua dalam bahtera GPIB terus menjadi kesayangan Allah.

KJ.367 : 6
Doa : (Ya Allah, terima kasih untuk kasih setia dan sayang-Mu bagi kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *