Sabtu, 4 Agustus 2018 – Renungan Malam

13 Kali dibaca, Diterbitkan: 4 August 2018        


 

Sabtu, 4 Agustus 2018
Renungan Malam

KJ.422 : 1 – Berdoa

MENGASIHI ORANG MISKIN WUJUD PENGOSONGAN DIRI BAGI SESAMA

Mazmur 69:31-37
“Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin ………..” (ay.3I)

Alkitab, terutama Perjanjian Lama memiliki kepekaan yang sangat tinggi terhadap tiga kelompok masyarakat. yaitu janda. yatim-piatu dan orang-orang miskin. Kadang-kadang ditambah pula dengan orang asing. Satu hal yang membuat mereka dikatakan dikasihi Tuhan adalah mereka semua yang memiliki satu kesamaan: tidak memiliki akses ke tanah. Mengapa tanah begitu penting dalam suatu masyarakat agraris? Tanah adalah modal bagi orang untuk mendapatkan bahan makanan. sumber kehidupan manusia. Dari sisi ini. mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki mekanisme perlindungan sosial sama sakaii, kecuali diperalat oleh mereka yang memiliki tanah, atau orang-orang yang termasuk dalam lingkaran penguasa. terutama raja-raja manusia. Dapat dipahami karena itu kalau orang miskin selalu dikasihi Tuhan,dan doa-doa serta seruan mareka di dengar Tuhan.

Soal keadilan bagi semua itulah yang menjiwai seluruh kehidupan bangsa Israel yang adalah masyarakat agraris. Dasar teologisnya bahwa manusia adalah mahluk Tuhan. Para nabi yang dipanggil Tuhan memberitakan hukuman kepada para penguasa terutama yang berlaku tidak adil kepada sesama yang rendah dan hina adalah wujud kepedulian Tuhan atas orang-orang miskin itu. Dari sisi itulah pula dapat dipahami kalau dalam mazmur ini, Pemazmur mengidentifikasikan dirinya dengan orang miskin yang merindukan pertolongan Tuhan sebagaimana hatinya Tuhan mendengar dan menolong orang miskin melalui nabi-Nya.

Perhatian terhadap orang miskin inilah yang menjadi tema juga dalam pelayanan Tuhan Yesus. Perhatian terhadap orang miskin mencerminkan perhatian Tuhan terhadap mereka. Memberi perhatian kepada orang miskin sama dengan menghadirkan Tuhan dalam kehidupan mereka.

KJ 422: 2
Doa : (Ajari kami untuk selalu mengasihi sesama yang kekurangan, ya Tuhan karena itu kehendak Tuhan bagi kami)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *