SABTU, 8 JUNI 2019 – Renungan Pagi

46 Kali dibaca, Diterbitkan: 8 June 2019        


 

MINGGU PEMULIAAN TUHAN YESUS

KJ. 256:1-2 – Berdoa

JAGA KESATUAN DAN PE RSATUAN BANGSA

Roma 16:17-24
Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka! (ay.17)

Pengkhianat bangsa adalah mereka yang membocorkan rahasia negara dan menjualnya kepada musuh untuk memperoleh keuntungan ekonomi. Mereka menginginkan hancurnya kesatuan dan persatuan Indonesia. Upaya menganti dasar negara Pancasila, jelas merupakan tindak pengkhianatan atas hasil kesepakatan dari para pendiri bangsa dan sekaligus melemahkan kekuatan bangsa kita.

Soal perpecahan selalu dapat ditemukan dalam kehidupan berjemaat. Faktornya, bukan siapa yang jadi pemimpin rohani di jemaat itu, melainkan lebih pada karakter dan sikap hidup dari warga jemaat itu sendiri. Warga jemaat yang hidupnya bersandarkan firman Tuhan dan kuasa doa, pasti dapat memilah mana urusan pribadi dan urusan jemaat. Seringkali atas nama masalah pribadi maka orang lain dilibatkan. Akibatnya, persoalannya jadi urusan jemaat. Kewaspadaan dibutuhkan agar persekutuan tidak dikorbankan hanya demi kepentingan segelintir orang yang haus kekuasaan. Para pemimpin dalam jemaat tidak boleh berdiam diri dan hanya cari aman sendiri. Kembali kepada firman Tuhan dan bertekun dalam doa, menjadi solusi ampuh untuk saling mengampuni dan memelihara persaudaraan kasih.

Kejayaan negara dan bangsa kita bukan hanya ketika zaman Majapahit dan Sriwijaya. Jika kita dapat merawat kesatuan dan persatuan, maka negara dan bangsa kita menjadi negara dan bangsa yang berdaulat dan mandiri. Kita dapat menyatukan kekuatan bangsa guna meraih prestasi gemilang. Pemimpin yang bermartabat dapat mengendalikan lisan dan laku yang mendatangkan keselamatan dan bukannya perpecahan. Kita doakan agar para pemimpin kita setia menjaga kesatuan dan persatuan negara dan bangsa Indonesia. Mari kita terlibat merawat kesatuan dalam kehidupan berjemaat setiap hari dan berusaha meredam konflik sesegera mungkin.

KJ.256:3
Doa : (Tolong para pemimpin bangsa dan jemaat kami agar dapat menjadi teladan dalam menjaga kesatuan dan persatuan demi keselamatan bangsa)


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *