Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat – Bukit Benuas

ALAMAT
Jalan Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 - RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115
No.Rek BNI a.n GPIB Bukit Benuas : 014 125 9941

Ibadah minggu I : 06:00 , Ibadah minggu II : 09:00 , Ibadah minggu III : 18:00Phone: +62 8510 0028 896/(0542) 8870020 Faks: (0542) 88700 Ext.100 Email: sekretariat_benuas@yahoo.com

SABTU, 9 MARET 2019 – Renungan Malam

 

MINGGU VIII SESUDAH EPIFANIA

KJ.335: 1 – Berdoa

USAHA DAN BERKAT TUHAN

Yosua 2:22-24
“TUHAN telah menyerahkan seluruh negeri ke dalam tangan kita …” (ay.24).

Kedua pengintai itu tiba kembali dengan selamat dan bertemu dengan Yosua. Secara tersirat (lihat ay. 24) penulis menyatakan bahwa Tuhan menyertai mereka lewat kesungguhan mereka melakukan saran-saran Rahab, perempuan sundal itu. Lalu, mereka melaporkan hasil tugas pengintaian mereka kepada Yosua, yaitu: “Tuhan telah menyerahkan seluruh negeri ini ke dalam tangan kita, bahkan seluruh negeri itu gemetar menghadapi kita” (ay. 24).
Dalam proses pendudukan tanah Kanaan oleh umat Israel dibawah pimpinan Yosua, bin Nun, selalu ada dua hal yang diakui sekaligus, yaitu:

  1. bahwa keberhasilan itu berkat campur tangan Tuhan; dan
  2. bahwa keberhasilan itu berkat perjuangan umat Israel.

Demikian juga bangsa kita, bangsa Indonesia. dalam rumusan Pembukaan UUD 1945, menegaskan bahwa kita merdeka karena atas rahmat Tuhan yang mahakuasa dan Karena perjuangan seluruh bangsa.

Lalu, apakah makna pengakuan itu bagi kita saat ini? Pemazmur menyanyikan: “Jika bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya.” (Maz 127:1).
Ungkapan ini tidak bermaksud untuk mengurangi dan apalagi menjadakan pentingnya usaha manusia. Usaha penting, tetapi usaha akan sia-sia tanpa berkat campur tangan Tuhan. Campur tangan Tuhan membuat usaha dan jerih payah kita bermakna dan berhasil. Oleh sebab itu, membangun manusia (jemaat) hendaknya memperhatikan dua hal sekaligus, yaitu: membangun manusia beriman dan berketrampilan. Marilah kita belajar dari pola pendidikan Yahudi. Seorang Yahudi baru dianggap dewasa dan dilepas ke masyarakat, jika mereka sudah beriman dan berketrampilan yang olehnya ia bisa mencari nafkah. Contoh Paulus yang seorang rabbi, juga tukang tenda.

KJ.335 : 3
Doa : [Ya Tuhan, bantu kami mendidik anak kami jadi beriman dan trampil)


Source: Sabda Bina Umat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGENDA KEGIATAN

HUBUNGI KAMI

KANTOR MAJELIS JEMAAT
Jalan Kol. Syarifudin Yoes
Gang Duatan Baru Sakai No. 83 – RT 45
Kec. Balikpapan Selatan, Kel. Sepinggan Baru
Kode Pos 76115

Jam Kerja:
Selasa-Sabtu pukul 08:00-17:00 wita.
Senin dan HARI LIBUR NASIONAL – kantor tutup

Telepone:
085100028896 (HP Kantor Majelis Jemaat)
(0542) 8870020 (Telepone Kantor Majelis Jemaat)

JADWAL IBADAH RUTIN

KALENDER GEREJA

MINGGU SESUDAH PENTAKOSTA

Minggu Pentakosta ini dirayakan selama 26 minggu. Masa ini disebut masa Gereja berjuang.Ada yang menyatakan bahwa sesudah Minggu Trinitas sudah tidak ada lagi hari raya. Sebenarnya, masih ada yaitu hari Minggu. Di mana melalui setiap hari Minggu, Gereja diingatkan tentang penyertaan TUHAN di dalam perjuangan hidup Gereja. ALLAH selalu beserta dengan GerejaNYA (ALLAH beserta kita) itulah perayaan yang besar dan penuh puji-pujian dan syukur.

Baca selengkapnya