SELASA, 23 APRIL 2019 – Renungan Pagi

22 Kali dibaca, Diterbitkan: 23 April 2019        


 

MINGGU PASKAH

GB. 59 – Berdoa

KITAB SUCI YANG MEMAKNAI

Lukas 24: 13 – 27
“Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci” (ay.27)

Dalam bacaan kita saat ini, Yesus belum menampakkan diri kepada para murid. Namun dengan cara-Nya ikut berjalan bersama kedua murid-Nya yang sedang menuju Emaus, Yesus seakan-akan ingin menegaskan kembali keberadaan-Nya yang ada di antara orang hidup bukan orang mati.

Yesus memulai percakapan dengan pertanyaan. Maksudnya untuk mengetahui pandangan kedua murid-Nya tentang diri-Nya berkaitan dengan apa yang telah terjadi. Dari jawaban kedua murid-Nya itu, Yesus mengetahui bahwa mereka memandang Yesus sama dengan kebanyakan orang di Yerusalem. Yesus adalah seorang nabi yang membawa harapan untuk membebaskan bangsa Israel namun pada akhirnya mati disalib, yang kemudian setelah tiga hari mayat-Nya tidak ditemukan di dalam kubur-Nya.

Yesus menanggapi jawaban mereka itu dengan keras. Maksud-Nya, supaya kedua murid-Nya itu memindahkan sudut pandang pikiran mereka, dari apa yang dikatakan orang, bergeser pada apa yang dikatakan kitab suci. Memaknai setiap peristiwa kehidupan, mamang tidak mudah. Namun, kitab suci dapat menjadi petunjuk bagi kita untuk mengerti apa yang telah dan sedang terjadi.

Firman Tuhan di dalam 2 Tim.3:16, menuliskan manfaat dari kitab suci yang salah satunya adalah mengajar. Ajaran yang dimaksud meliputi karya Allah yang berlangsung dalam kehidupan manusia. Salah satunya seperti yang diungkapkan Yesus, “Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk dalam kemuliaan-Nya?”

Dari kitab suci, kita dapat mengerti bahwa apa yang terjadi dalam kehidupan di dunia ini tidak terlepas dari pekerjaan Allah. Marilah kita semakin bertekun dalam pengajaran kitab suci, agar kita dapat menemukan makna kehidupan ini sebagaimana maksud dan kehendak Allah yang bekerja di dalamnya.

GB.62:1
Doa : (Ya Tuhan, ingatkanlah kami senantiasa pada Firman yang Engkau tabur dalam diri kami agar kami dapat bertumbuh di dalam-Nya).


Source: Sabda Bina Umat

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *