Selasa 27 Oktober 2020 – Renungan Malam

13 Kali dibaca, Diterbitkan: 27 October 2020        


MINGGU XXI SES. PENTAKOSTA

KJ. 375 – Berdoa

Ibrani 11 : 35-40

Legawa

Iman menyelamatkan orang percaya. Ini dibuktikan oleh penulis surat Ibrani dengan mengangkat berbagai kisah para tokoh yang dipaparkan dalam pasal 11:1-34. Namun demikian pada ayat 35-40 ini, ada yang patut kita perhatikan dengan sungguh-sungguh, bahwa iman juga berbicara tentang keikhlasan menerima ketika kelepasan, kelegaan, dan lolos dari derita raga maupun batin yang diharapkan tidak terjadi. Nyatanya, itulah yang kebanyakan terjadi pada para rasul, nabi, dan orang beriman lainnya. Mereka menjadi para martir bagi Kristus.

Tidak semua kisah tentang pergulatan hidup kita sebagai orang percaya entah ekonomi, sakit penyakit, impian yang sirna, hubungan keluarga yang pecah, karir yang mandek, juga soal jodoh berujung pada akhir kisah yang menyenangkan. Kenyataan tersebut sering memang menimbulkan tarik-menarik dalam batin. Di satu sisi dengan jiwa besar percaya, bahwa Tuhan akan menolong, membebaskan, menghalau musuh, memulihkan. Di sisi lain, dengan jiwa besar kita juga harus terbuka pada realita, bahwa jawaban iman bisa bukan seperti yang dikehendaki. Kita harus yakin tanpa ragu. Namun demikian di saat yang sama kita juga harus bersikap legawa; tulus ikhlas menerima. “Jalan Tuhan bukan jalanku” begitu kata sepenggal syair lagu rohani yang sudah akrab di telinga kita. Tetapi jangan sampai melewatkan pesan yang cukup tegas yang ditulis pada ayat 40 “Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita…”.

Legawa bukan berarti ada nada putus asa di dalamnya, seperti “ya sudahlah, terima saja, memang begitu kehendak-Nya”. Legawa berarti, dalam kerelaan dan kebesaran jiwa berkata, “Aku terima segala yang Tuhan perkenankan terjadi, karena ada yang lebih baik yang sudah Engkau sediakan bagiku”. Milikilah iman seorang martir.

KJ. 370 : 1, 3
Doa : (Tuhan, apapun yang Engkau ijinkan terjadi dalam hidupku, tolong ajar aku menerima dengan rasa syukur)

Categories: Sabda Bina Umat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *